Samarinda, PRANALA.CO – Ada kabar gembira bagi tenaga pendidik dan profesional pendidikan non-ASN di Samarinda dan sekitarnya. Pemerintah Kota Samarinda, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), membuka peluang langka: rekrutmen besar-besaran untuk SMA Prestasi Samarinda tahun ajaran 2025/2026.
Tak hanya sekadar lowongan biasa, rekrutmen ini menawarkan gaji yang menggiurkan. Kepala sekolah akan menerima tunjangan sebesar Rp12 juta per bulan. Sementara guru dan tenaga administrasi sekolah mendapatkan Rp10 juta per bulan. Angka yang mencolok, bahkan bila dibandingkan dengan rata-rata penghasilan di institusi negeri.
Namun, ada syarat khusus yang tak biasa: ASN (baik PNS maupun PPPK) tidak diperbolehkan mendaftar. Ini adalah peluang emas bagi tenaga non-ASN yang selama ini mungkin hanya berdiri di pinggir panggung dunia pendidikan, kini punya kesempatan untuk tampil di tengah sorotan utama.
Pendaftaran Sudah Dibuka!
Pendaftaran berlangsung 21 hingga 30 April 2025, sepenuhnya daring. Proses seleksi bisa diikuti melalui:
-
Pendaftaran: bit.ly/seleksiSMAPRESTASIsamarindaGTK2025
-
Unduh Berkas: bit.ly/formSMAPRESTASISAMARINDAjktk2025
Formasi yang Dibuka:
- 1 Kepala Sekolah
- 17 Guru untuk berbagai mata pelajaran:
- Pendidikan Agama (Islam, Kristen)
- Pancasila
- Bahasa Indonesia
- Matematika
- IPA (Fisika, Biologi)
- IPS (Ekonomi, Sosiologi, Geografi)
- Bahasa Inggris
- Penjasorkes
- Informatika
- Seni Budaya dan Prakarya
- Bimbingan Konseling
- 4 Tenaga Administrasi Sekolah

Satu pelamar hanya boleh memilih satu formasi, dan kualifikasi pendidikan harus linier dengan bidang yang dilamar.
Bagi yang butuh informasi lebih lanjut, panitia telah membuka layanan tanya jawab melalui kontak resmi: 0853 9154 4611 (Ipoel).
Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata dari komitmen Pemkot dalam mewujudkan visi #SamarindaMaju Kota Peradaban. Tak hanya membangun fisik sekolah, tapi juga memastikan isi dan nyawa pendidikan hadir dari tangan-tangan terbaik bangsa.
Bagi Anda yang merasa punya kapasitas, kompetensi, dan jiwa untuk mendidik, inilah panggungnya. Bukan nanti, tapi sekarang. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami
















Comments 4