Pranala.co, BALIKPAPAN — Ramadan selalu menghadirkan suasana berbeda di jalanan Kota Balikpapan. Menjelang waktu berbuka puasa, kendaraan memadati ruas-ruas utama. Usai salat Tarawih, arus kembali menggeliat. Mobilitas meningkat. Risiko kemacetan pun ikut naik.
Situasi itu menjadi perhatian serius Dinas Perhubungan Kota Balikpapan. Untuk mengantisipasi kepadatan dan potensi gangguan arus kendaraan selama Ramadan 1447 Hijriah, instansi tersebut menyiagakan empat pos pantau di sejumlah titik rawan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Faturrahman, mengatakan langkah ini merupakan bentuk kesiapsiagaan menghadapi lonjakan arus lalu lintas, terutama pada jam-jam krusial.
“Selama Ramadan ini kami menghadirkan empat pos pantau wahana yang bekerja sama dengan Polresta Balikpapan,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Menurut Fadli, pos pantau tersebut tidak hanya difungsikan sebagai titik pemantauan arus kendaraan. Pos itu juga menjadi pusat pengaduan masyarakat. Warga dapat melaporkan kecelakaan, kemacetan, maupun gangguan kenyamanan berlalu lintas secara langsung kepada petugas di lapangan.
Empat lokasi yang dipilih yakni kawasan Kilometer 13, Batu Ampar, Parkiran Klandasan, dan MT Haryono. Penentuan titik itu, kata Fadli, didasarkan pada tingkat kepadatan kendaraan serta potensi kerawanan lalu lintas yang kerap terjadi saat Ramadan.
Di kawasan tersebut, aktivitas masyarakat meningkat signifikan menjelang berbuka puasa. Pusat jajanan takjil, tempat ibadah, hingga pusat perbelanjaan menjadi magnet keramaian. Arus kendaraan pun sering tersendat.
Untuk mendukung pengawasan, Dishub menurunkan tiga regu petugas yang bertugas secara bergantian. Mereka bekerja sama dengan jajaran Satuan Lalu Lintas Polresta Balikpapan guna memastikan arus tetap terkendali.
Fadli menegaskan, selama Ramadan tidak diberlakukan rekayasa lalu lintas khusus. Skema pengaturan arus kendaraan tetap berjalan seperti biasa. Namun, pengawasan diperketat melalui keberadaan pos pantau di titik strategis.
Jika terjadi gangguan di lapangan, petugas akan segera melakukan penertiban dan pengaturan arus untuk mencegah kemacetan berkepanjangan.
“Kami berharap keberadaan pos pantau ini mampu mempercepat penanganan setiap gangguan lalu lintas, sehingga aktivitas masyarakat selama Ramadan tetap tertib dan lancar,” ujarnya. (SR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















