ANCAMAN banjir di Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) akibat luapan air saat curah hujan tinggi terus diantisipasi lewat aksi nyata di lapangan. Sebulan terakhir, kawasan RT 25 Kelurahan Satimpo menjadi pusat perhatian tim penyelamat lingkungan kota.
Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPR) Bontang yang tergabung dalam tim Pasukan Bersih Sungai (Panbers) turun langsung ke air. Mereka berjibaku mengeruk sedimen dan mengangkut sampah di aliran Sungai Dahlia.
Aksi nyata ini berlangsung intensif selama satu bulan penuh, terhitung sejak 23 Mei lalu. Langkah taktis tersebut diambil demi memastikan aliran air tidak tersumbat saat hujan deras melanda pemukiman warga.
Kerja keras tanpa lelah Pasukan Panbers di lapangan akhirnya membuahkan hasil signifikan. Dalam kurun waktu satu bulan, aliran sungai yang berhasil dinormalisasi mencapai panjang sekira 243 meter.
Selama proses normalisasi Sungai Dahlia ini, petugas tidak hanya berhadapan dengan air keruh, tetapi juga ketebalan lumpur yang mengendap bertahun-tahun.
Berbagai jenis limbah domestik dan sampah rumah tangga yang menyumbat aliran air diangkat satu per satu demi mengembalikan fungsi optimal daya tampung sungai.
“Langkah ini menjadi bukti konkret kami meminimalisir risiko banjir Bontang, terutama di titik-titik rawan pemukiman,” jelas Kepala Dinas PUPR Bontang, Much Cholis Edy Prabowo dalam keterangan resminya, Minggu (28/6/2026).
Meski ratusan meter sungai telah dibersihkan, upaya pemerintah ini dipastikan sia-sia jika tidak ada perubahan perilaku dari masyarakat setempat. Kebersihan aliran air ini memiliki masa kedaluwarsa yang cepat jika warga kembali acuh.

Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas PUPR pun mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang aliran sungai.
“Kami mengimbau dengan sangat agar warga tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam aliran sungai. Bersihnya sungai hari ini adalah penentu keselamatan kita dari bencana banjir di masa depan,” ajak dia.
Dia bilang kesehatan lingkungan dan bebas dari ancaman banjir Bontang adalah tanggung jawab bersama. Menjaga Sungai Dahlia tetap berfungsi normal bukan sekadar merawat saluran air, melainkan investasi keselamatan bagi generasi mendatang di Kelurahan Satimpo. [RE]
Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami
















