Pranala.co, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang terus bergerak dalam upaya pencegahan kanker serviks. Salah satunya dengan menggencarkan imunisasi HPV bagi remaja putri dan putra.
Langkah ini diperkuat lewat kegiatan “Penguatan Pelaksanaan Imunisasi HPV” yang digelar di Aula SMA YPK Bontang Barat, Selasa (5/8/2025).
Kegiatan tersebut dibuka Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, dr. Bahauddin, mewakili Wali Kota Bontang. Ia menegaskan pentingnya pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi.
“Kanker serviks sebagian besar disebabkan infeksi HPV. Dan kabar baiknya, ini bisa dicegah lewat imunisasi,” ujar dr. Baha.
Ia menambahkan, imunisasi HPV telah terbukti aman dan efektif. Karena itu, Pemkot Bontang berkomitmen penuh menurunkan angka kejadian kanker serviks melalui vaksinasi dan deteksi dini.
Langkah ini juga sejalan dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/2176/2023 tentang Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim 2023–2030.
Target nasionalnya jelas: pada 2030, 90% anak perempuan dan laki-laki usia 15 tahun diharapkan sudah menerima imunisasi HPV.
Dalam kegiatan tersebut, puluhan kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Bontang turut hadir. Mereka dinilai sebagai mitra penting dalam menyukseskan program vaksinasi.
“Sekolah adalah jalur paling strategis untuk menjangkau anak usia remaja. Maka peran guru dan kepala sekolah sangat menentukan keberhasilan program ini,” kata dr. Baha.
Upaya pencegahan kanker serviks ini juga melibatkan berbagai pihak. Hadir dalam kegiatan ini, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Saparudin, serta perwakilan dari Kementerian Agama Kota Bontang.
Kehadiran mereka mempertegas sinergi lintas sektor dalam membangun generasi muda yang sehat dan terlindungi dari penyakit mematikan.
Melalui imunisasi HPV, Pemkot Bontang berharap tak hanya mencegah kanker serviks, tapi juga mewujudkan kota yang tangguh, sehat, dan inklusif bagi semua warganya.
















