• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juni 26, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Bontang Benahi Data Aset, Cegah Sengketa Lahan dan Kebocoran Nilai

Suriadi Said by Suriadi Said
28 April 2026 | 21:17
Reading Time: 2 mins read
0
Bontang Benahi Data Aset, Cegah Sengketa Lahan dan Kebocoran Nilai

Kepala Kantor Pertanahan Kota Bontang, Hamim Muddayana.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PEMERINTAH Kota Bontang mulai menertibkan data aset daerah dengan menggandeng Kantor Pertanahan (BPN/ATR) setempat, Senin (20/4/2026). Fokusnya bukan sekadar pembaruan administrasi, tetapi memastikan kesesuaian peta pertanahan agar aset pemerintah memiliki kepastian hukum dan tidak rawan sengketa.

Langkah ini muncul di tengah risiko klasik pengelolaan aset daerah: data yang tidak sinkron antara dokumen dan kondisi lapangan. Ketidaksesuaian tersebut kerap memicu tumpang tindih lahan, konflik kepemilikan, hingga pemanfaatan aset yang tidak optimal.

PILIHAN REDAKSI

Gudang Bulog Bontang Segera Dibangun, Sertipikat Lahannya Tuntas

Gudang Bulog Bontang Segera Dibangun, Sertipikat Lahannya Tuntas

25 Juni 2026 | 15:45
Tata Ruang Rampung, Papua Selatan Disiapkan jadi Kekuatan Baru Pangan Indonesia

Tata Ruang Rampung, Papua Selatan Disiapkan jadi Kekuatan Baru Pangan Indonesia

24 Juni 2026 | 21:16

Kepala Kantor Pertanahan Kota Bontang, Hamim Muddayana, menyebut sinkronisasi data spasial dan administrasi sebagai fondasi utama. Tanpa itu, aset pemerintah rentan dipersoalkan, bahkan berpotensi kehilangan nilai manfaat.

“Kalau data sudah sinkron, maka pengelolaan aset akan lebih tertib dan memiliki dasar hukum yang kuat,” kata Hamim.

Menurut dia, verifikasi peta pertanahan bukan hanya urusan teknis. Proses ini sekaligus menjadi langkah pencegahan agar konflik lahan tidak muncul di kemudian hari—baik antara pemerintah dengan masyarakat, maupun antarinstansi.

Masalah tumpang tindih lahan sendiri bukan hal baru di berbagai daerah. Ketika batas dan status aset tidak jelas, pemerintah kerap kesulitan memanfaatkan lahan untuk kepentingan publik, mulai dari pembangunan fasilitas hingga investasi daerah.

Di sisi lain, data yang valid membuka peluang optimalisasi aset. Lahan yang sebelumnya tidak terkelola dapat dimanfaatkan lebih produktif, sepanjang status hukumnya jelas dan tidak bermasalah.

“Data yang jelas dan terverifikasi akan lebih mudah dikelola dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kebutuhan warga,” ujarnya.

Upaya ini menandai pergeseran pendekatan pengelolaan aset di daerah, dari sekadar pencatatan menjadi berbasis validasi data dan integrasi lintas instansi. Pemerintah berharap, dengan basis data yang lebih akurat, perencanaan pembangunan tidak lagi tersendat persoalan legalitas lahan.

Ke depan, sinkronisasi ini ditargetkan membuat seluruh aset daerah memiliki status yang tegas. Jika berhasil, langkah ini tidak hanya menekan potensi sengketa, tetapi juga memastikan aset benar-benar memberi nilai bagi masyarakat. [ADS/FR]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BontangBPN Bontang
Previous Post

Pengganti Maming di DPRD Bontang Tunggu SK DPP PDIP

Next Post

Legislator Berau Dukung Label Nutri Level pada Makanan Siap Saji

BACA JUGA

Server SPMB Kaltim 2026 Sempat Down, Disdikbud Ungkap Penyebab Utamanya

Server SPMB Kaltim 2026 Sempat Down, Disdikbud Ungkap Penyebab Utamanya

26 Juni 2026 | 00:14
Dugaan Pencemaran Udara dari Kilang Pertamina, DLH Balikpapan Uji Sampel Debu

Dugaan Pencemaran Udara dari Kilang Pertamina, DLH Balikpapan Uji Sampel Debu

25 Juni 2026 | 23:38
Wali Kota Samarinda Hapus Rp90 M Anggaran Makan Minum: Dulu Kita Boros Banget!

Wali Kota Samarinda Hapus Rp90 M Anggaran Makan Minum: Dulu Kita Boros Banget!

25 Juni 2026 | 23:22
Diskes Balikpapan Pantau Lonjakan ISPA usai Keluhan Hujan Debu, Warga Diimbau Pakai Masker Waspada! 200 Warga Balikpapan Terjangkit Suspek Campak

Diskes Balikpapan Pantau Lonjakan ISPA usai Keluhan Hujan Debu, Warga Diimbau Pakai Masker

25 Juni 2026 | 22:45
Liburan Anak Lebih Bermakna, Perpustakaan Bontang Diserbu 358 Pengunjung

Liburan Anak Lebih Bermakna, Perpustakaan Bontang Diserbu 358 Pengunjung

25 Juni 2026 | 22:34
Lapas Kutim Segera Dibangun, Lahan 6 Hektare Sudah Siap di Bukit Pelangi Lahan 3 Hektare Disetujui DPRD Kutim, Bulog Siap Bangun Gudang di Sangatta

Lapas Kutim Segera Dibangun, Lahan 6 Hektare Sudah Siap di Bukit Pelangi

25 Juni 2026 | 22:24
Next Post
Legislator Berau Dukung Label Nutri Level pada Makanan Siap Saji

Legislator Berau Dukung Label Nutri Level pada Makanan Siap Saji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

20 Juni 2026 | 21:48
Baru Menjabat, Kepala KSOP Bontang Langsung Keker "Pelabuhan Tikus"

Baru Menjabat, Kepala KSOP Bontang Langsung Keker “Pelabuhan Tikus”

18 Juni 2026 | 21:59
Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

22 Juni 2026 | 16:00
Dipelototi KPK, 19 Aset Lahan Pemkot Bontang Dikebut Sertifikasinya

Dipelototi KPK, 19 Aset Lahan Pemkot Bontang Dikebut Sertifikasinya

19 Juni 2026 | 16:57
Korupsi Dishub Bontang: Tiga Terdakwa Dituntut 18 Bulan Penjara Respons Kepala Dishub Bontang Dua Anak Buahnya Tersandung Korupsi Bimtek

Korupsi Bimtek Dishub Bontang: Tiga Terdakwa Dituntut 18 Bulan Penjara

19 Juni 2026 | 23:56

Terbaru

Server SPMB Kaltim 2026 Sempat Down, Disdikbud Ungkap Penyebab Utamanya

Server SPMB Kaltim 2026 Sempat Down, Disdikbud Ungkap Penyebab Utamanya

26 Juni 2026 | 00:14
Dugaan Pencemaran Udara dari Kilang Pertamina, DLH Balikpapan Uji Sampel Debu

Dugaan Pencemaran Udara dari Kilang Pertamina, DLH Balikpapan Uji Sampel Debu

25 Juni 2026 | 23:38
Wali Kota Samarinda Hapus Rp90 M Anggaran Makan Minum: Dulu Kita Boros Banget!

Wali Kota Samarinda Hapus Rp90 M Anggaran Makan Minum: Dulu Kita Boros Banget!

25 Juni 2026 | 23:22
Diskes Balikpapan Pantau Lonjakan ISPA usai Keluhan Hujan Debu, Warga Diimbau Pakai Masker Waspada! 200 Warga Balikpapan Terjangkit Suspek Campak

Diskes Balikpapan Pantau Lonjakan ISPA usai Keluhan Hujan Debu, Warga Diimbau Pakai Masker

25 Juni 2026 | 22:45
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved