Bantu Tenaga Medis, PT KNI Salurkan 50 Set APD ke IDI Bontang

  • Whatsapp
dr Herrukama Pattiradjawane (kedua kiri) Occupational Health PT KNI menyerahkan secara simbolis kepada Ketua IDI Bontang, dr Suhardi, Sp. JP FIHA di Sekretariat IDI Bontang, Auditorium 3D lantai 2, Jalan Awang Long, Bontang, Sabtu (30/5).

PT KALTIM Nitrate Indonesia (KNI) tak berhenti peduli membantu tenaga medis di Kota Bontang, Kalimantan Timur yang tengah dihadapkan pada pandemi Covid-19. Produsen Amonium Nitrat (AN) ini kembali menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bontang. Berupa hazmat dan face shield, masing-masing 50 pcs.

Bantuan itu diserahkan langsung dr Herrukama Pattiradjawane, Occupational Health PT KNI kepada Ketua IDI Bontang, dr Suhardi, Sp. JP FIHA di Sekretariat IDI Bontang, Auditorium 3D lantai 2, Jalan Awang Long, Bontang, Sabtu (30/5).

Bacaan Lainnya

Menurut dr Herrukama penyaluran bantuan APD ini bukan kali pertama. PT KNI juga kerap membantu APD tenaga medis. Namun, pandemi Covid-19 belum berakhir, sehingga APD masih dianggap perlu diberikan kepada garda terdepan saat pandemi ini, tenaga medis.

“Apalagi mulai penerapan new normal, perlu persiapan APD bagi tenaga medis. APD ini bisa dipakai bagi dokter yang menjalani praktik kesehatan di rumah sakit, selain RSUD Bontang. Biar nanti IDI yang menyalurkannya,” jelas dia.

Lanjut dr Herrukama, kondisi seperti ini, perlu semangat gotong royong seluruh pihak, termasuk perusahaan, agar pandemi Covid-19 ini dapat segera teratasi. Dia bilang, semuanya urusan ini tidak dapat sepenuhnya menyerahkan penanganan wabah ini kepada pemerintah. “Kita perlu memberikan bentuk dukungan nyata, agar masyarakat dan tenaga medis merasa lebih aman,” tambahnya.

Dia berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat dan dapat membantu secara maksimal dalam penanggulangan wabah ini. “Semoga dengan bantuan yang diserahkan, para medis tidak lagi kekurangan APD dan kita berdoa agar pandemi ini segera berakhir,” harapnya.

Sementara, Ketua IDI Bontang, dr Suhardi, Sp. JP FIHA mengapresasi bantuan ini. Diakui dr Suhardi, APD bagi tenaga medis, terutama tim penanganan Covid-19 di RSUD Bontang sudah terpenuhi. Namun, bantuan ini menjadi ‘senjata’ bagi tenaga medis yang ada di seluruh rumah sakit. Terutama mereka yang kerap bersentuhan langsung dengan warga saat menjalani profesinya sebagai tenaga kesehatan.

“Ini berkah buat kami. Insya Allah akan kami salurkan para medis yang saat ini memang membutuhkan. Terutama yang saban hari bertemu langsung pasien,” katanya.

Virus Corona penyebab COVID-19 sangat mudah menular. Oleh karena itu, penggunaan APD perlu dilakukan guna mengendalikan dan mencegah infeksi virus Corona. APD sangat penting digunakan oleh orang yang sering bertemu pasien COVID-19, misalnya tenaga medis di rumah sakit

Dia bilang, APD ini membuat kepercayaan diri tenaga medis kian besar kala merawat pasien. Sebab, mereka merasa terlindungi kala memakai APD lengkap dan sesuai standar kesehatan.

“Terima kasih sekali lagi, semoga produksi PT KNI bisa terus meningkat dan hasilnya juga dapat dinikmati warga Bontang. Terima kasih atas kepeduliannya,” pungkas dia. (*)

Pos terkait