PILIHAN penerbangan dari Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) masih terbatas, terutama untuk rute favorit seperti Jakarta. Kondisi ini mendorong pengelola bandara membidik AirAsia guna membuka rute baru.
Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan manajemen bandara ke kantor AirAsia, Rabu (29/4/2026). Pertemuan ini langkah awal membuka peluang kerja sama di tengah kebutuhan akses penerbangan yang terus meningkat di Kaltim.
Kepala Seksi Pelayanan dan Kerjasama Bandara APT Pranoto, Roslan, menyebut perluasan jaringan maskapai menjadi kunci untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat.
“Perluasan koneksi dengan maskapai adalah untuk saling bertukar informasi dan membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan,” ujarnya menukil keterangan resminya, Kamis (30/4/2026).
Dalam diskusi tersebut, pengelola bandara memaparkan potensi pasar yang dilayani APT Pranoto, termasuk jangkauan lima kabupaten/kota di sekitarnya. Selain itu, dibahas pula potensi trafik penumpang harian hingga dukungan operasional yang dapat diberikan jika rute baru dibuka.
Saat ini, bandara hanya dilayani enam maskapai, yakni Garuda Indonesia, Batik Air, Citilink, Super Air Jet, Wings Air, dan Smart Aviation. Rute Jakarta menjadi yang paling dominan, dengan frekuensi empat kali penerbangan setiap hari.
Keterbatasan pilihan maskapai dan rute ini membuat harga tiket dan jadwal sering kali kurang fleksibel bagi penumpang. Masuknya maskapai baru seperti AirAsia dinilai berpotensi meningkatkan kompetisi sekaligus memperluas opsi perjalanan, termasuk kemungkinan rute langsung ke kota lain atau bahkan internasional.
Di sisi lain, pengelola bandara berupaya meningkatkan daya tarik dengan melengkapi fasilitas penunjang, seperti ruang menyusui, ruang kerja, mesin pelaporan mandiri, area bermain anak, hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum. Layanan ini disiapkan untuk mendukung kenyamanan penumpang sekaligus menarik minat maskapai.
Penjajakan dengan AirAsia masih dalam tahap awal, namun langkah ini menjadi sinyal upaya serius membuka akses penerbangan yang lebih luas dari Samarinda. [RIL/DIAS]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















