PENUMPANG KM Bukit Siguntang yang dilaporkan jatuh di Perairan Balikpapan, Orip Arudin Tunmuni (33), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (15/8/2026) pagi.
Tim SAR Gabungan menemukan jasad korban mengapung di sekitar Buoy 11 alur pelayaran Balikpapan pukul 10.35 WITA. Titik lokasi penemuan tersebut berjarak sekitar 1,4 kilometer dari lokasi awal korban diduga melompat atau terjatuh dari kapal.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Balikpapan, Endrow Sasmita, mengonfirmasi bahwa penemuan ini terjadi pada hari ketiga operasi pencarian man overboard.
Sebelum menemukan korban, Tim SAR Gabungan menggelar briefing koordinasi dan membagi area pencarian menjadi dua sektor utama. Luas penyisiran pada hari terakhir operasi tersebut mencakup area hingga 247 mil laut persegi (Nautical Miles/NM²).
"Operasi pencarian terhadap satu orang korban penumpang KM Bukit Siguntang yang diinformasikan terjatuh atau melompat dari kapal hari ini merupakan hari ketiga. Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia," ujar Endrow di Balikpapan, Sabtu (15/8/2026).
Pihak otoritas memastikan ciri-ciri fisik jenazah yang ditemukan identik dengan Orip Arudin Tunmuni, warga yang dilaporkan hilang sejak Kamis (13/8/2026) subuh saat kapal berlayar dari Balikpapan menuju Parepare.
Setelah berhasil diangkat dari laut, jasad korban langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan untuk proses identifikasi medis dan penanganan lebih lanjut.
Usai proses evakuasi penemuan jasad penumpang KM Bukit Siguntang tersebut, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing pada pukul 11.20 WITA. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian secara resmi diusulkan untuk ditutup.
"Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing untuk melanjutkan kesiapsiagaan," kata Endrow.
Operasi pencarian berskala besar ini melibatkan berbagai instansi dan pihak terkait, antara lain: Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan, Satpolairud Polda Kaltim dan Polair Polresta Balikpapan; Lanal Balikpapan dan Satbrimob Polda Kaltim; KPLP Balikpapan, Coast Guard KSOP, dan Polsek KP3; BPBD Kota Balikpapan; PT Pelni Cabang Balikpapan.
Sejumlah armada pendukung seperti Rescue Car, Rigid Buoyant Boat (RBB) Basarnas, speedboat, kapal KPLP, kapal pandu, hingga peralatan selam dan medis dikerahkan selama proses pencarian berlangsung.
Pihak Kantor SAR Balikpapan menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh personel gabungan yang bekerja keras sejak laporan musibah man overboard ini diterima hingga jasad korban berhasil dievakuasi. (*)















