WAKIL Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji berharap pelaku usaha konstruksi di Kaltim diberi kesempatan untuk terlibat pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Menurut Seno Aji pembangunan IKN Nusantara di Kaltim banyak memberi dampak yang baik pada daerah penyangga yang berada di sekitar IKN Nusantara."Pelaku usaha kontruksi juga jarus diperhatikan," ucapnya di Samarinda.
Politisi Partai Gerindra itu mengatakan salah satu cara melibatkan pelaku usaha konstruksi lokal dalam pembangunan IKN adalah melalui skema kerja sama operasi (KSO) antara BUMN dan perusahaan lokal.
"Dengan begitu kerja sama dapat terjalin dan berdampak pada masyarakat khusunya perekinomian," tuturnya.
Seno Aji sangat mengapresiasi langkah Pemerinah Pusat yang terus melakukan percepatan pembangunan IKN melihat pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) 2024 mendatang.
"Bahkan upacara kemerdekaan akan digelar di IKN," tandasnya.
Pendapat serupa disampaikan anggota Komisi III DPRD Kaltim Bagus Susetyo yang juga mengharapkan KSO BUMN dengan kontraktor lokal untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
"Untuk saat ini, kontraktor lokal hanya dilibatkan sebagai sub-kontraktor. Keuntungan sub-kontraktor dinilai tipis sehingga perlu langsung terlibat KSO dengan BUMN," ujar Bagus.
Kerja sama operasi tersebut, menurut Bagus, bisa dipercayakan ke kontraktor lokal untuk proyek dengan nilai di bawah Rp100 miliar. Kategorisasi itu sesuai dengan kemampuan keuangan kontraktor daerah.
"Keikutsertaan dan kontribusi perusahaan lokal daerah dalam pembangunan IKN menjadi nilai pembangunan ibu kota baru itu di Kaltim, karena meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal," ujar Bagus. (*)















