KANTOR Badan Pertanahan Nasional/Agraria dan Tata Ruang (BPN/ATR) Bontang resmi menuntaskan sertipikasi lahan untuk pembangunan gudang Perum Bulog di Kelurahan Bontang Lestari.
Rampungnya proses legalitas lahan ini menjadi sinyal bahwa pembangunan fisik gudang Bulog dapat segera dipercepat.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memperkuat cadangan pangan sekaligus menjaga stabilitas pasokan bahan pokok bagi masyarakat.
Sertipikat tanah diserahkan langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, kepada Kepala Perum Bulog Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Musazdin Said. Penyerahan berlangsung di Balikpapan, Rabu (24/6/2026), didampingi Kepala BPN/ATR Bontang, Hamim Muddayana.
Hamim mengatakan, sertipikat merupakan fondasi utama sebelum pembangunan dimulai. Legalitas lahan menjadi jaminan agar proyek berjalan tanpa hambatan administrasi maupun potensi sengketa di kemudian hari.
"Dengan diserahkannya sertipikat Bulog ini, tugas BPN dalam membantu percepatan pembangunan gedung Bulog telah kami selesaikan. Ini tahap penting agar pembangunan bisa segera berjalan tanpa kendala administrasi," ujarnya, Kamis (25/6/2026).
Tidak hanya menyelesaikan proses sertipikasi, BPN Bontang juga mencatat prestasi di tingkat nasional. Kantor tersebut berhasil masuk tiga besar tercepat dalam penyelesaian sertipikasi lahan untuk pembangunan gudang Bulog.
Atas capaian tersebut, Perum Bulog memberikan penghargaan kepada BPN Bontang. Penghargaan diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah Bulog Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Musazdin Said.
Menurut Hamim, penghargaan itu menjadi bukti bahwa percepatan layanan pertanahan di daerah mampu mendukung program strategis nasional secara nyata.
Lebih jauh, ia menegaskan keberadaan gudang Bulog nantinya bukan sekadar bangunan penyimpanan beras atau bahan pangan lainnya.
Fasilitas itu akan menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan stok ketika permintaan meningkat ataupun distribusi mengalami gangguan.
"Gudang Bulog ini penting untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga, terutama saat terjadi lonjakan permintaan atau gangguan distribusi. Jadi manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," katanya.
Dengan proses sertipikasi yang telah tuntas, tahapan berikutnya adalah percepatan pembangunan fisik. Pemerintah berharap gudang Bulog dapat segera beroperasi sehingga memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas harga, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Bontang dalam memenuhi kebutuhan pokok. [ADS/FR]
Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami















