FESTIVAL Literasi Bontang 2026 resmi ditutup setelah sukses mencatatkan total omzet UMKM sebesar Rp30 juta selama tiga hari penyelenggaraan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang, Sabtu (15/8/2026) malam.
Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM Kota Bontang, Lukman, mengapresiasi kontribusi aktif para pelaku usaha lokal yang meramaikan ajang tahunan ini. Menurutnya, kegiatan tersebut terbukti efektif membantu menggerakkan roda perekonomian masyarakat di tengah tantangan ekonomi saat ini.
"Literasi bukanlah sesuatu yang membosankan karena dapat dihadirkan melalui buku, cerita, seni, budaya, teknologi, hingga karya nyata," ujar Lukman saat membacakan sambutan tertulis Wali Kota Bontang pada acara penutupan.
Antusiasme masyarakat Kota Bontang tergolong sangat tinggi sepanjang festival berlangsung sejak Kamis. Berdasarkan data panitia, sebanyak 2.421 orang hadir mengunjungi seluruh rangkaian acara.
Sekretaris DPK Bontang, Hapidah, menyampaikan rincian jumlah pengunjung tersebut dalam laporan penutupan. Total kunjungan mencakup 540 orang ke stan pameran, 325 pengunjung umum, serta 1.556 kunjungan kolektif dari berbagai sekolah di Kota Bontang.
Sebanyak 19 organisasi literasi turut berpartisipasi aktif dengan membuka stan pameran. Selain itu, 14 stan UMKM lokal ikut memamerkan serta menjual ragam produk unggulan mereka kepada para pengunjung.
Rangkaian Festival Literasi Bontang 2026 diisi dengan beragam kegiatan interaktif dan edukatif. Panitia menggelar pameran literasi, bedah buku, talkshow, pelatihan kepenulisan, hingga pertunjukan seni dan budaya lokal.
Lukman menekankan pentingnya membangun budaya literasi sejak dini dari lingkungan keluarga. Pemerintah Kota Bontang juga mengapresiasi langkah inovatif DPK Bontang yang menyediakan fasilitas perpustakaan ramah disabilitas dan lansia.
"Layanan ini memastikan tidak ada masyarakat Kota Bontang yang tertinggal dalam memperoleh kesempatan belajar," tegas Lukman di hadapan Kabid Perpustakaan DPK Bontang, Indra Nopika Wijaya, dan para tamu undangan.
Malam penutupan turut dimeriahkan dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang berbagai perlombaan literasi. Pemkot Bontang berharap generasi muda terus memanfaatkan teknologi secara positif serta menjadikan perpustakaan sebagai rumah belajar bersama. (*)















