KONDISI lahan parkir yang terbatas di kawasan Pelabuhan Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara, dikeluhkan warga sekitar.
Sebab ketika ada kapal penyeberangan yang bersandar di Pelabuhan Lok Tuan baik saat penumpang akan naik atau turun dari kapal, kendaraan tampak bertumpuk dan semrawut, hingga menyebabkan macet dengan durasi cukup lama.Kondisi ini pun turut disuarakan Faisal, anggota Komisi III DPRD Bontang. Menurut pria yang bermukim di Kampung Selambai Lok Tuan (bersampingan dengan kawasan pelabuhan) itu, macetnya jalanan di sekitar Pelabuhan Lok Tuan berdampak pada terganggunya mobiiltas para warga. Termasuk para pedagang kecil di pinggir jalan pun menjadi terhalang dari pengelihatan pembeli.
“Kami mohon kepada Pak Wali Kota agar bisa menindaklanjuti keluhan ini. Kami harap fasilitas parkiran bisa ditambah atau dibuatkan khusus,” harap Politisi Nasdem tersebut.
Menjawab hal itu, Wali Kota Bontang, Basri Rase menyebutkan, jika Pemkot Bontang melakukan perencanaan di APBD Perubahan 2023 berupa menambah lahan untuk sarana parkir. Namun tahapannya masih di appraisal (taksiran nilai lahan) untuk pembebasan lahan.
“Selain di Pelabuhan Lok Tuan, ada juga beberapa kegiatan appraisal di APBD Perubahan ini. Seperti lahan untuk polder, sekolah, hingga pemakaman,” jelasnya. (ADS/DPRD BONTANG)















