BANJIR rob kembali merendam akses utama menuju Bontang Kuala, Kamis (16/7/2026) pagi. Di tengah jalan yang berubah menjadi genangan air, sebuah truk DALMAS milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang justru menjadi penyelamat bagi puluhan pelajar yang hendak berangkat ke sekolah.
Saat kendaraan kecil kesulitan melintas, truk berukuran besar itu bergerak perlahan menerobos genangan. Satu per satu siswa diangkut secara bergantian agar tetap bisa mengikuti kegiatan belajar tepat waktu.
Pemandangan tersebut menjadi potret kepedulian di tengah banjir rob yang kembali melanda kawasan pesisir Bontang Kuala. Bagi warga setempat, genangan akibat pasang air laut memang sudah menjadi persoalan yang berulang, terutama pada pagi hari ketika aktivitas masyarakat sedang tinggi.
Yang paling terdampak adalah para pelajar. Jalan menuju sekolah kerap tergenang sehingga menyulitkan kendaraan roda dua maupun mobil melintas.

Melihat kondisi itu, gabungan regu Damkar Bontang langsung turun ke lokasi. Personel bersama satu unit Truk DALMAS dikerahkan untuk membantu mengangkut anak-anak melintasi jalan yang dipenuhi air.
Di atas bak truk, wajah-wajah ceria para pelajar tampak menghiasi perjalanan mereka menuju sekolah. Bagi anak-anak tersebut, kehadiran petugas Damkar bukan sekadar memberikan tumpangan, tetapi juga menghadirkan rasa aman di tengah kondisi yang tidak biasa.
Aksi itu sekaligus menunjukkan bahwa tugas Damkar tidak hanya berkaitan dengan pemadaman kebakaran, tetapi juga pelayanan kemanusiaan ketika masyarakat menghadapi situasi darurat maupun gangguan aktivitas sehari-hari.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, melalui Kepala Bidang Pengendalian Operasional, Pujianto, mengatakan personel akan selalu siap membantu masyarakat ketika kondisi di lapangan mengganggu mobilitas warga.

Menurutnya, banjir rob di jalur menuju Bontang Kuala merupakan kondisi yang kerap terjadi. Karena itu, Damkar akan terus memberikan pelayanan agar aktivitas masyarakat, terutama anak-anak yang hendak bersekolah, tetap berjalan dengan aman.
"Kami akan selalu siap membantu masyarakat ketika kondisi seperti ini terjadi, sehingga aktivitas warga, khususnya anak-anak yang berangkat sekolah, tetap dapat berjalan dengan aman," ujarnya.
Pujianto juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mengandalkan media sosial saat membutuhkan bantuan.

Ia meminta warga segera menghubungi Call Center Damkar Bontang 113 atau 0548 28113 sehingga laporan dapat diterima secara langsung dan petugas bisa lebih cepat bergerak ke lokasi.
"Media sosial tetap kami pantau. Namun untuk mempercepat penanganan, kami berharap masyarakat segera menghubungi call center resmi Damkar sehingga personel bisa langsung bergerak memberikan pelayanan," tutupnya. (*)
















