SUARA benturan keras yang disusul teriakan minta tolong mengagetkan Warto (57), seorang pekerja bengkel di Jalan Projakal, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, Kamis (2/7/2026).
Saat keluar dari tempat kerjanya, ia mendapati seorang pengendara sepeda motor Yamaha Fazio bernomor polisi KT 6253 BBS masih dalam keadaan hidup meski terseret di bawah truk tangki yang baru saja terlibat kecelakaan beruntun.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.20 WITA. Sebuah truk tangki bermuatan minyak milik PT Elnusa Petrofin diduga mengalami rem blong hingga menabrak sedikitnya sembilan sepeda motor.
Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, seorang pengendara lainnya terseret di bawah truk dan mengalami luka berat. Adapun tujuh pengendara sepeda motor lainnya selamat setelah terjatuh dan diduga hanya mengalami luka ringan.
Warto mengaku tidak melihat secara langsung detik-detik kecelakaan karena saat itu dirinya masih berada di dalam bengkel.
“Wah, saya di dalam, Mas. Jadi saya tidak tahu persis. Tadi baru sampai kerja, tiba-tiba sudah kejadian,” ujarnya kepada Pranala.co.
Dia mengatakan, truk tiba-tiba berhenti tepat di depan bengkelnya.
“Tiba-tiba truknya berhenti di situ. Truk sama motor. Motornya di bawah truk,” katanya.
Sesaat setelah itu, Warto mendengar suara benturan yang keras, disusul teriakan warga yang meminta pertolongan.
“Saya pas kerja kaget juga, tiba-tiba ada suara nyaring. Saat berhenti di depan bengkel, saya langsung dengar suara teriak-teriak minta tolong,” tuturnya.
Saat mendekat, Warto melihat korban masih dalam keadaan hidup meski terjepit di bawah truk.
“Ternyata orangnya masih hidup. Saat kejadian saya langsung bantu dongkrak agar orangnya bisa keluar dari dalam. Orangnya ada di bawah AS Balak truk. Saya dongkrak mobil itu,” ungkapnya.
Menurut Warto, korban mengalami luka yang sangat parah akibat terseret truk dari tikungan hingga ke bagian bawah turunan.
“Kakinya habis, tinggal tulangnya saja karena dia terseret. Tapi tidak putus kakinya,” ujarnya.
[embed]https://www.instagram.com/p/DaSMTV3JwyN/[/embed]
Warto menambahkan, korban yang terseret merupakan seorang pria dan masih dalam keadaan hidup saat berhasil dievakuasi.
“Korban terseret dari tikungan sampai ke bawah. Korbannya pria. Korbannya tidak meninggal saat terseret, namun kaki kanannya habis,” jelasnya.
Sementara itu, korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut. [RUL]
















