Pranala.co, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen menambah ruang terbuka hijau (RTH) dengan membangun taman ikonik di setiap kecamatan.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menuturkan, ada sembilan Detail Engineering Design (DED) RTH yang telah disiapkan, tiga di antaranya ditargetkan rampung tahun ini.
“Sedangkan sisanya ada enam ditargetkan tuntas pada 2026,” tuturnya, Jumat (12/9).
Menurutnya, mulai tahun depan sebagian sudah bisa dieksekusi. Sementara taman yang dirancang tidak sebatas penghijauan, tapi juga menjadi ruang publik untuk interaksi masyarakat.
Adapun konsep yang disiapkan yaitu, jogging track, ruang pertemuan 10–15 orang, vegetasi tanaman langka, hingga fasilitas ramah disabilitas dan lansia.
Bahkan, kata Bagus, akan tersedia area latihan fisioterapi khusus bagi penderita stroke.
Di satu sisi, salah satu proyek yang sudah masuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) adalah pembangunan taman di kawasan Balikpapan Barat, tepatnya di bekas pasar loak.
Selain kawasan itu, pembangunan taman juga akan dilakukan di kawasan Balikpapan Utara, Tengah, dan Selatan.
Bagus mengatakan, beberapa kawasan juga sedang dilakukan penataan. Misalnya seperti di Jalan Ruhui Rahayu, Balikpapan Selatan.
“Di sana pagar dibersihkan, trotoar diperlebar, agar masyarakat lebih nyaman untuk jogging maupun berjalan kaki,” jelas Bagus.
Bagus menegaskan, pembangunan taman ini diharapkan menjadi ikon baru Balikpapan. “Kami ingin Balikpapan punya RTH yang bisa menjadi ikon kota, sekaligus mendukung predikat sebagai kota ramah anak,” jelasnya. (SR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















