RIBUAN pencari kerja memadati Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome pada hari pertama Job Fair Balikpapan 2026, Selasa (14/7/2026). Sejak pagi, antrean sudah mengular. Masing-masing datang membawa harapan yang sama: pulang dengan peluang kerja.
Di tengah keramaian itu, Leo (31) berdiri sambil mengamati deretan stan perusahaan. Perantau asal Sulawesi tersebut sudah enam bulan menganggur sejak memutuskan pindah ke Balikpapan. Baginya, bursa kerja ini menjadi kesempatan untuk membuka lembaran baru.
Leo mengatakan dirinya mencari pekerjaan yang sesuai dengan pengalaman sebelumnya, yakni di bidang pergudangan maupun sebagai pengemudi.
"Saya cari di bagian gudang, kemudian bagian driver," ujarnya.
Selama enam bulan terakhir, Leo belum berhasil mendapatkan pekerjaan. Ia mengaku terus mencoba berbagai peluang sejak tiba di Balikpapan.
"Sekarang lagi tidak bekerja. Sudah sekira enam bulan," katanya.
Menurut Leo, kesempatan kerja di Balikpapan sebenarnya cukup terbuka. Namun, tantangan terbesar justru muncul setelah proses seleksi.
Ia mengaku beberapa kali mengikuti wawancara kerja, tetapi tidak pernah menerima kabar lanjutan dari perusahaan.
"Sebenarnya kalau di Balikpapan kesempatannya banyak. Cuma setelah interview, biasanya tidak ada kabar lagi," ungkapnya.
Pada Job Market Fair tahun ini, Leo memilih lebih dulu berkeliling untuk melihat perusahaan yang membuka lowongan sebelum mengirimkan lamaran.
"Baru ini, Pak. Masih mantau-mantau," tuturnya.
Bursa kerja tersebut juga menjadi pengalaman pertamanya mengikuti kegiatan serupa di Balikpapan.
[embed]https://www.instagram.com/p/DaxoZT_Nljg/[/embed]
Sebelumnya, Leo bekerja di sebuah pabrik di Sulawesi. Enam bulan lalu ia memutuskan merantau ke Balikpapan untuk menyusul istrinya yang telah lebih dulu tinggal di kawasan Batu Ampar, Balikpapan Utara.
Sejak itu, ia terus berusaha memperoleh pekerjaan agar dapat kembali menopang ekonomi keluarga.
"Dulu kerja di pabrik di Sulawesi. Saya baru enam bulan di Balikpapan. Kebetulan istri sudah di sini, di Batu Ampar, jadi saya merantau ke sini sambil cari kerja," jelasnya.
2.079 Lowongan Diperebutkan Ribuan Pelamar
Job Market Fair (JMF) 2026 berlangsung selama dua hari, 14–15 Juli 2026, di BSCC Dome Balikpapan. Sebanyak 2.079 lowongan kerja disediakan oleh 86 perusahaan dari berbagai sektor.
Pemerintah Kota Balikpapan menggelar bursa kerja ini sebagai salah satu upaya memperluas akses lapangan pekerjaan di tengah meningkatnya jumlah pencari kerja setiap tahun.
Bagi ribuan pelamar yang memadati lokasi, termasuk Leo, job fair bukan sekadar agenda tahunan. Di balik antrean panjang itu, tersimpan harapan agar penantian berbulan-bulan segera berakhir dengan satu kabar yang paling dinanti: diterima bekerja. (*)
















