Pranala.co, BONTANG — Kepadatan lalu lintas pada jam pulang kerja kembali memicu insiden kecelakaan di Kota Bontang. Tabrakan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bontang Utara, Senin (26/1/2026) sore, tepat saat arus kendaraan sedang ramai.
Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 17.25 Wita, di depan kawasan Hotel Sanrego, Kelurahan Api-Api. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika sebuah truk Mitsubishi berwarna kuning bermuatan koral dengan nomor polisi DP 8619 CM melaju dari arah belakang dan menabrak mobil Honda Brio putih bernomor polisi DP 1326 AS.
Benturan keras tersebut membuat Honda Brio terdorong ke depan hingga menghantam sebuah Daihatsu Sigra abu-abu dengan nomor polisi KT 1723 DY yang berada tepat di depannya. Insiden itu berlangsung cepat dan sempat mengagetkan pengguna jalan lain yang melintas di kawasan tersebut.
Seorang warga setempat, Harie, mengatakan suara benturan terdengar cukup keras sehingga kendaraan di sekitar lokasi kejadian langsung berhenti mendadak.
“Tabrakannya terjadi tiba-tiba. Suaranya keras sekali, kendaraan lain langsung melambat dan berhenti,” ujarnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, ketiga kendaraan mengalami kerusakan, dengan kondisi paling parah dialami Honda Brio yang bagian depannya ringsek akibat dua kali benturan. Sementara itu, Daihatsu Sigra mengalami kerusakan di bagian belakang, dan truk Mitsubishi mengalami kerusakan ringan.

Kecelakaan ini sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di sekitar Jalan Ahmad Yani karena banyak pengendara memperlambat laju kendaraan untuk melihat kondisi di lokasi kejadian. Hingga beberapa saat setelah peristiwa berlangsung, petugas kepolisian belum terlihat di tempat kejadian perkara.
Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penelusuran. Namun, kepadatan lalu lintas pada jam sibuk kerap menjadi faktor risiko, terutama jika pengemudi tidak menjaga jarak aman antar kendaraan.
Saat ini, para pihak yang terlibat kecelakaan memilih menempuh jalur mediasi untuk menentukan penyelesaian lebih lanjut, apakah melalui proses hukum atau secara kekeluargaan. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami














