• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juni 28, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Status Lahan Masih Mengganjal, Pembangunan RSUD Muara Wahau Kutim Belum Dimulai

Suriadi Said by Suriadi Said
26 Januari 2026 | 07:41
Reading Time: 2 mins read
0
Status Lahan Masih Mengganjal, Pembangunan RSUD Muara Wahau Kutim Belum Dimulai

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Trisno

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SANGATTA — Rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D di Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), belum dapat melangkah ke tahap fisik. Pemerintah daerah masih harus menuntaskan persoalan status lahan yang menjadi lokasi rencana pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.

Lahan seluas sekira enam hektare yang berada di Desa Wanasari diketahui terindikasi berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi. Kondisi ini membuat pemerintah daerah harus menempuh prosedur administratif tambahan sebelum memastikan kepemilikan aset secara sah.

PILIHAN REDAKSI

Dokumen Proyek RS Taman Sehat Bontang Belum Rampung, Anggaran Rp46 Miliar Mengendap

Dokumen Proyek RS Taman Sehat Bontang Belum Rampung, Anggaran Rp46 Miliar Mengendap

13 Mei 2026 | 17:48
AC Rusak di RS Batara Siang Pangkep Dikeluhkan Lagi

AC Rusak di RS Batara Siang Pangkep Dikeluhkan Lagi, Manajemen: Perbaikan Bertahap

26 April 2026 | 12:31

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Trisno, mengatakan Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah menerbitkan pertimbangan teknis terkait status lahan tersebut.

“Langkah selanjutnya, kami akan bersurat ke Kementerian Transmigrasi untuk klarifikasi. Karena lahannya masuk HPL Transmigrasi, maka harus ada proses pelepasan HPL sebagai syarat penerbitan sertifikat atas nama pemerintah daerah,” kata Trisno, Minggu (25/1).

Menurutnya, pemerintah daerah memilih bersikap sangat hati-hati dalam menentukan lokasi pembangunan fasilitas publik, khususnya sektor kesehatan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah munculnya persoalan hukum maupun administrasi di kemudian hari.

“Pembangunan fasilitas umum jangan sampai lagi terkendala masalah lahan. Karena itu, sejak awal kami lakukan pengkajian secara ketat sebelum pembangunan dimulai,” ujarnya.

Trisno menegaskan, seluruh persoalan pertanahan ditargetkan tuntas sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan. Bahkan, pemerintah daerah menargetkan sertifikat lahan dapat terbit pada tahun ini, sehingga pembangunan RSUD Muara Wahau dapat berjalan tanpa hambatan.

“Target kita jelas. Sebelum pembangunan dimulai, lahannya harus benar-benar clean and clear. Kita upayakan sampai terbit sertifikat, dan direncanakan rampung tahun ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, kehati-hatian tersebut didasari oleh pengalaman sejumlah proyek pembangunan yang sempat berjalan, namun kemudian tersendat bahkan menimbulkan konflik dengan masyarakat akibat persoalan status lahan.

“Itu yang ingin kita hindari. Kita ingin rumah sakit ini dibangun dengan tenang, cepat, dan bisa segera dimanfaatkan masyarakat, khususnya di wilayah hulu,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, Yuwana Sri Kurniawati, mengatakan pihaknya mulai menyiapkan kebutuhan pendukung operasional RSUD Muara Wahau, seiring proses penyelesaian lahan yang tengah berjalan.

Pada tahap awal, rumah sakit tersebut direncanakan memiliki kapasitas 50 tempat tidur. Jumlah ini akan dikembangkan secara bertahap hingga mencapai 100 tempat tidur, menyesuaikan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.

“Tiga komponen utama harus kita siapkan, yaitu sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta alat kesehatan. Tanpa itu, pelayanan tidak akan maksimal,” ujar Yuwana.

Ia menilai lokasi Muara Wahau memiliki aksesibilitas yang cukup baik, sehingga relatif mendukung pemenuhan tenaga kesehatan, termasuk dokter spesialis. (HAF)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Rumah SakitRumah Sakit Tipe D
Previous Post

APBD Bontang Turun Rp1 Triliun, 122 Program Prioritas Dipastikan Berjalan

Next Post

DPRD Kutim Desak Perusahaan Perbaiki Jalan Kelinjau–Senyiur

BACA JUGA

Berpura-pura jadi Pembeli, Tiga Pelaku Gasak Gelang Emas 13 Gram di Sangatta

Berpura-pura jadi Pembeli, Tiga Pelaku Gasak Gelang Emas 13 Gram di Sangatta

27 Juni 2026 | 21:47
Terpilih Aklamasi, Andi Faiz Siapkan Golkar Bontang Kejar 9 Kursi DPRD

Terpilih Aklamasi, Andi Faiz Siapkan Golkar Bontang Kejar 9 Kursi DPRD

27 Juni 2026 | 21:21
35 Tanah Wakaf di Bontang Ditarget Bersertifikat

35 Tanah Wakaf di Bontang Ditarget Bersertifikat

27 Juni 2026 | 21:08
Bermodus 'Nikah Batin', Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

Bermodus ‘Nikah Batin’, Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

27 Juni 2026 | 10:00
Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman Hujan Debu di Balikpapan: BMKG Bantah Faktor Cuaca, Pertamina Sebut dari Aktivitas Kilang

Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman

27 Juni 2026 | 09:13
Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim Balikpapan Dapat 10 Revitalisasi Sekolah, Wali Kota: Pendidikan Kunci Putus Kemiskinan Ribuan Anak di Kutim Masih Putus Sekolah, Data Disdikbud Ungkap Fakta Mengkhawatirkan Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono Digelar April 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Tes Kemampuan Akademik Serentak untuk SD dan SMP Belajar dari Bocah NTT, Bontang Siapkan Anggaran Pendidikan Rp29,6 Miliar SPMB Gantikan PPDB, Ini Perubahan Jalur Masuk Sekolah 2025 di Balikpapan

Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim

26 Juni 2026 | 23:54
Next Post
DPRD Kutim Desak Perusahaan Perbaiki Jalan Kelinjau–Senyiur

DPRD Kutim Desak Perusahaan Perbaiki Jalan Kelinjau–Senyiur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

22 Juni 2026 | 16:00
Olahraga Adalah Investasi, Dispora Kaltim: Pembudayaan Olahraga Harus jadi Perhatian Semua Pihak

Olahraga Adalah Investasi, Dispora Kaltim: Pembudayaan Olahraga Harus jadi Perhatian Semua Pihak

5 November 2023 | 22:24

Ekonomi Bontang Anjlok 2,15 Persen, Industri Raksasa Terkapar, Sektor Jasa Meroket

12 Mei 2025 | 18:50

Balikpapan akan Terang Benderang, 2 Ribu Lampu Jalan Siap Dipasang hingga Oktober 2025

26 Juni 2025 | 12:46
Tiongkok, hingga Malaysia Dominasi PMA di Kalimantan Timur

Kaltim akan Respons Cepat Keluhan Usaha

30 Juli 2021 | 00:38

Terbaru

Berpura-pura jadi Pembeli, Tiga Pelaku Gasak Gelang Emas 13 Gram di Sangatta

Berpura-pura jadi Pembeli, Tiga Pelaku Gasak Gelang Emas 13 Gram di Sangatta

27 Juni 2026 | 21:47
Terpilih Aklamasi, Andi Faiz Siapkan Golkar Bontang Kejar 9 Kursi DPRD

Terpilih Aklamasi, Andi Faiz Siapkan Golkar Bontang Kejar 9 Kursi DPRD

27 Juni 2026 | 21:21
35 Tanah Wakaf di Bontang Ditarget Bersertifikat

35 Tanah Wakaf di Bontang Ditarget Bersertifikat

27 Juni 2026 | 21:08
Bermodus 'Nikah Batin', Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

Bermodus ‘Nikah Batin’, Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

27 Juni 2026 | 10:00
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved