KONSTELASI pemilihan Ketua Umum Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Bontang periode 2026-2029 mulai menghangat.
Langkah awal yang mengejutkan datang dari Ahmad Nugraha. Pengusaha media lokal ini resmi menjadi orang pertama yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon ketua umum.
Senin (22/6/2026) sore, pria yang akrab disapa Nugrah ini mendatangi Sekretariat Panitia di Kafe Keluar Main, Jalan Dewi Sartika. Kedatangannya disambut langsung Ketua Steering Committee (SC) Muscab IX HIPMI Bontang, Sudirman Saddu.
Sebagai CEO dan Founder media daring Bekesah.co, Nugrah membawa keresahan yang ia rasakan selama dua periode aktif di kepengurusan. Pria ini menilai, potensi besar organisasi pengusaha muda ini belum tergarap optimal.
Nugrah melihat ada momentum di Kota Taman yang sering terlewatkan. Padahal, gerak cepat organisasi ini sangat dinanti untuk menaikkan kelas para pengusaha lokal.
"HIPMI harus membantu pemerintah pusat menaikkan perekonomian nasional hingga ke delapan persen," ujar Nugrah penuh optimistis.
Komitmen tersebut ia tuangkan dalam visi besar bertajuk "HIPMI Berdampak". Sebuah sindiran halus sekaligus pelecut semangat agar organisasi ini tidak terjebak dalam romansa seremonial belaka.
Nugrah menegaskan, ia ingin mengubah paradigma yang ada. Wadah pengusaha muda ini harus menjadi motor penggerak ekonomi ril di Bontang, bukan sekadar tempat untuk "gagah-gagahan".
Jika mendapat amanah memimpin, langkah pertamanya terbilang konkret. Ia akan memulai dengan memetakan ulang data seluruh anggota berdasarkan klaster bidang usaha masing-masing.
Langkah ini penting agar program kerja yang digulirkan nantinya bisa lebih tepat sasaran. Nugrah tidak ingin ada anggota yang merasa berjalan sendirian tanpa dukungan organisasi.
Sebagai solusi nyata, ia menawarkan program unggulan bernama HIPMI Berjaring. Program ini fokus memperkuat kolaborasi dan konektivitas bisnis antaranggota.
Nugrah menyayangkan potensi jejaring internal yang selama ini terkesan berjalan sendiri-sendiri. Padahal, peluang kolaborasi bisnis di dalam wadah ini sangat melimpah jika dikelola dengan serius.
“Pengusaha di HIPMI banyak, tapi belum saling terhubung dengan baik. Hubungan itu yang ingin saya bangun ke depan,” ujar Nugrah. [BAMS]
Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami















