Pranala.co, BONTANG – PT Energi Unggul Persada (EUP) menegaskan untuk mendukung transisi energi hijau di Indonesia. Tidak hanya memproduksi bahan bakar nabati B40, perusahaan energi ini juga telah menerapkan kendaraan ramah lingkungan dalam operasional sehari-hari.
Humas PT EUP, Jayadi Thaha, menyebut upaya ini selaras dengan visi perusahaan dan kebijakan pemerintah untuk mendorong bauran energi bersih dan berkelanjutan.
“PT EUP tidak hanya fokus pada produksi bahan bakar energi terbarukan. Kami juga memberi contoh nyata. Saat ini, seluruh kendaraan operasional sudah beralih ke motor dan mobil listrik. Tujuannya jelas, mengurangi jejak karbon,” ujar Jayadi, Jumat (29/8/2025) dalam rilisnya.
Jayadi menjelaskan, B40 menjadi salah satu inovasi penting yang dihadirkan EUP. Produk ini diharapkan mempercepat pemanfaatan energi terbarukan sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia pada energi fosil.
“B40 adalah bagian dari kemandirian energi nasional. Kami ingin produk ini bisa mendorong percepatan pemanfaatan energi ramah lingkungan,” tambahnya.
Langkah lain yang ditempuh EUP adalah penerapan kendaraan listrik. Seluruh motor dan mobil operasional kini menggunakan teknologi zero emisi.
Menurut Jayadi, kebijakan ini bukan hanya simbol. Tetapi bukti nyata konsistensi perusahaan dalam mendukung agenda energi bersih.
“Harapan kami, penggunaan motor dan mobil listrik bisa menginspirasi masyarakat luas. Dunia industri juga bisa melihat bahwa peralihan ke energi ramah lingkungan itu nyata dan bisa dilakukan,” katanya.
Lebih jauh, Jayadi menegaskan bahwa EUP percaya energi hijau bukan hanya wacana. Tetapi harus diwujudkan dalam praktik nyata.
“Kami akan terus berinovasi. Tujuannya agar EUP bisa memberi kontribusi positif terhadap masa depan energi di Indonesia,” tegasnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, PT Energi Unggul Persada menargetkan menjadi salah satu pionir transformasi energi di Tanah Air. Komitmen itu juga sejalan dengan target nasional untuk mencapai net zero emission pada 2060. (ads/ril)












