Program Berdaulat Diluncurkan, Guru dari Bontang jadi Pemateri

oleh -
Anwar Sanusi, Kepala Disdikbud Kaltim mengikuti webinar Berdaulat, Kamis (29/10).

PRANALA.CO, Bontang – Kegiatan Berdiskusi Online Dalam Berdiklat [Berdaulat] resmi diluncurkan. Webinar ini dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur, Anwar Sanusi, Kamis (29/10).

Webinar hasil kerja sama Disdikbud Kaltim dan Rumah Belajar ini sengaja dilakukan menyasar guru di semua bidang dan jenjang. Baik itu para guru peserta Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK)  maupun non TIK yang ada di Kaltim dan seluruh Indonesia.

Hadir secara terjadwal setiap Kamis pukul 20.00 sampai 21.20 WITA dengan pemateri dan tema berbeda menggunakan platfom media sosial Zoom Meeting dan YouTube yang disiarkan secara  streaming live.

Dalam sambutannya, Anwar menegaskan untuk selalu siap meningkatkan diri. Serta terus berinovasi dalam hal Teknologi Informasi dan Komunikasi menggunakan teknologi media pembelajaran yang sesuai dengan kondisi siswa dan kontekstual terutama pada masa pandemi Covid-19.

“Disdikbud Kaltim sudah menetapkan 10 titik piloting untuk pembelajaran jarak jauh, karena saya merasa kasihan meorang tua murid yang anak-anak didiknya di daerah pedalaman tidak bisa mengakses internet,” ungkap Anwar.

Sementara, Dr Sumarno, mewakili Tim Pusdatin mengapresiasi kegiatan ini. Terutama inovasi para Duta Rumah Bekajar (DRB) dan Sahabat Rumah Belajar (SRB) Kaltim.

Rakhman Halim, guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 7 Bontang jadi pemateri.

“Saya salut dan bangga kepada teman-teman semua. Terkhusus Disdikbud Kaltim yang selalu mendukung sepenuhnya program Berdaulat ini,” ujar dia.

Pun, Muhammad Yahya, MKom, Duta Rumah Belajar Kaltim 2018, salah satu pengagas webinar mengaku salut dengan antusiasme 80 peserta yang ikut program ini. Kata dia, para guru harus bisa memanfaatkan kemudahan teknologi dalam mengajar kepada siswa.

“Saya salut dengan semangat peserta. Mudahan bisa terus membaik di webinar selanjutnya,” kata dia.

Meski diakuinya masih ada tantangan dan kendala para peserta. Yakni, rasa percaya diri sebagian peserta untuk bersedia menjadi narasumber. Namun sebagai penggagas sekaligus mentor Yahya mengingatkan bahwa kuncinya adalah berkarya, berbagi, dan bermanfaat.

“Insya Allah kegiatan ini akan menjadi ajang para peserta lebih termotivasi untuk berbagi dan berinovasi,” sambungnya.

Informasi tambahan, adapun materi yang disajikan pada webinar ini adalah apa saja yang mereka kuasai. Baik itu terkait metode, media maupun pengalaman terbaik lainnya. Pada edisi perdana ini hadir sebagai narasumber Rakhman Halim, guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 7 Bontang.

Dia mengangkat tema Editing Audio dengan Menggunakan Software Cool Edit Pro. Materi ini dihadirkan mengikat pentingnya pengetahuan dan keterampilan mengolah audio dengan kualitas yang baik saat guru mempersiapkan materi video pembelajaran untuk para siswa. Selain memperhatikan kualitas visual dari video itu sendiri.

 

 

[rh|red]

No More Posts Available.

No more pages to load.