Pranala.co, BONTANG – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bontang, Misbahul Munir, menegaskan pentingnya sertifikasi halal bagi seluruh pelaku usaha, terutama bagi dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, label halal bukan hanya urusan administratif, tetapi menyangkut tanggung jawab moral dan sosial terhadap masyarakat.
“Sertifikat halal itu penting untuk memberikan rasa aman bagi para orang tua,” tegas Munir, Jumat (10/10).
Munir menjelaskan, kehalalan suatu produk tidak berhenti di bahan bakunya saja. Proses pengolahan, kebersihan alat, hingga penyimpanan bahan makanan juga menjadi bagian yang tak terpisahkan.
“Semua aspek itu menyangkut kepercayaan masyarakat. Jangan sampai ada yang diragukan,” ujarnya.
Karena itu, MUI Bontang siap membantu pelaku usaha, khususnya dapur MBG, untuk mengurus sertifikat halal melalui MUI provinsi.
“Kami siap memfasilitasi dan mendampingi. Di MUI provinsi sudah ada tenaga teknis yang berkompeten untuk melakukan pendampingan,” jelas Munir.
Munir menyoroti peran strategis dapur MBG yang setiap hari melayani ribuan anak sekolah di Bontang. Posisi penting ini, katanya, menuntut jaminan bahwa makanan yang disajikan benar-benar halal, bergizi, dan higienis.
“Apalagi yang dilayani anak-anak. Maka selayaknya punya sertifikat halal agar masyarakat merasa tenang,” tegasnya.
Ia pun mengimbau seluruh dapur MBG segera mengurus sertifikasi halal agar program pemerintah ini bisa berjalan lebih baik dan dipercaya publik.
Lebih lanjut, Munir menilai sertifikasi halal bukan sekadar simbol keagamaan, melainkan bentuk nyata komitmen menjaga kualitas dan kepercayaan publik.
“Dengan adanya sertifikat halal, masyarakat tidak perlu ragu. Ini bukan hanya soal agama, tetapi juga soal keamanan, kebersihan, dan kepercayaan,” tegas dia. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami



















