Pranala.co, BONTANG – Suasana siang yang biasanya tenang di Jalan RE Martadinata RT 08, Kelurahan Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara, mendadak berubah mencekam, Sabtu (28/2/2026). Seekor buaya muara menyerang Abisar (11), bocah laki-laki warga setempat, saat ia bermain di bawah kolong rumah yang berada tak jauh dari perairan.
Peristiwa mengerikan terjadi sekira pukul 14.00 WITA. Berdasarkan keterangan saksi mata, Abisar tengah bermain bersama teman-teman seusianya. Tanpa diduga, seekor buaya muncul dari perairan dan langsung menggigit tubuh korban.
Teriakan histeris anak-anak sontak mengundang perhatian warga sekitar. Dua saksi, Wawan (28) dan Diki Mantafani (24), bersama warga lainnya bergegas memberikan pertolongan. Dengan upaya cepat dan penuh risiko, korban berhasil dilepaskan dari gigitan buaya dan segera dilarikan ke Rumah Sakit PKT Bontang untuk mendapatkan penanganan medis.
Danramil 0908-01 Loktuan Bontang Utara, Lettu Arh Yohanes Bay, membenarkan kejadian tersebut. Hingga Sabtu sore, Abisar masih menjalani perawatan intensif.
“Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya beberapa luka gigitan di bagian tubuh korban,” jelas Yohanes didampingi Babinsa Loktuan Serma Yusri, Sabtu (28/2/2026).
Kawasan pesisir dan perairan di Kota Bontang memang dikenal sebagai habitat buaya muara (Crocodylus porosus). Dalam beberapa tahun terakhir, kemunculan buaya di sekitar permukiman warga kerap terjadi, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan sungai atau rawa.
Buaya muara dikenal sebagai predator oportunis. Satwa ini dapat memasuki kawasan pemukiman melalui aliran sungai atau saluran air, terutama saat kondisi air pasang atau habitat alaminya terganggu.
Serma Yusri menyebut, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang bermain di sekitar perairan terbuka.
“Kami mengimbau warga untuk tetap tenang namun waspada. Koordinasi dengan pihak berwenang akan terus dilakukan guna memantau potensi keberadaan buaya di sekitar lokasi kejadian,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, Abisar masih dalam perawatan medis dan mendapatkan penanganan lanjutan dari tim dokter. Warga berharap korban segera pulih dan kejadian serupa tidak kembali terulang di lingkungan mereka. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















