Jumlah Positif COVID-19 Aktif di Kaltim Sisa 13 Persen

PRANALA.CO, Samarinda – Pertambahan kasus sembuh dan positif virus corona atau COVID-19 di Kaltim masih fluktuatif. Meski demikian dalam sepekan terakhir angka pasien terus bertambah. Itu terbukti dalam sehari, 309 orang dinyatakan sembuh pada Senin, 9 November 2020.

Tingkat kesembuhan di Kaltim pun meningkat jadi 83,4 persen. Tapi perlahan-lahan angka positif masih mengikuti. Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim melaporkan 75 kasus terkonfirmasi positif.

Yakni, terdiri dari Kutai Kartanegara 31 kasus, Balikpapan 12 kasus, Bontang 16 kasus, dan Samarinda 16 kasus. Penambahan tersebut membuat akumulasi kasus positif  COVID-19 di Kaltim kini mencapai 15.681 atau 421,4 kasus per 100 ribu penduduk.

Sementara pasien sembuh dilaporkan bertambah 309 orang. Dengan perincian dari Berau 4 kasus, Kutai Kartanegara 57 kasus, Kutai Timur 76 kasus, Paser 20 kasus, Balikpapan 39 kasus, Bontang 16 kasus, dan Samarinda 97 kasus. Total pasien sembuh di Kaltim telah mencapai 13.082 orang. Dengan demikian, angka kesembuhan di Kaltim meningkat menjadi 83,4 persen dari total jumlah terkonfirmasi positif 15.681 kasus.

“Ini tentu kabar menyejukkan bagi kita, tetapi harus tetap waspada dan jangan kendor menjalankan protokol kesehatan COVID-19 selama beraktivitas,” tutur Andi Muhammad Ishak, juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltim seperti dilansir dari rilis resmi Pemprov Kaltim, Senin malam.

Meski begitu, kasus tak tertolong di Kaltim hingga saat ini 508 orang, bertambah 1 dari Kutai Kartanegara dan 2 dari Kutai Timur pada Senin ini. Dari jumlah itu, angka kematian berada pada 3,2 persen dari jumlah terkonfirmasi positif.

Dengan perkembangan tersebut, jumlah kasus COVID-19 aktif di Kaltim pun pada hari ini turun 237 kasus dari hari sebelumnya menjadi 2.091 orang, terendah sejak 23 September 2020 dengan total 2081 kasus aktif.

“Namun secara persentase, kasus aktif di Kaltim sebesar 28.64 persen pada saat itu, kini hanya 13.33 persen,” imbuhnya.

Dia menambahkan, demi mencegah penularan virus tersebut warga harus taat melaksanakan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) sesuai protokol kesehatan dari pemerintah. Pasalnya, Satgas COVID-19 Kaltim bersama stakeholder terkait, ditegaskan terus berusaha memutus rantai penularan virus corona di Benua Etam. Namun tanpa dukungan penuh masyarakat, hal tersebut akan sia-sia.

“Kami terus berusaha memberikan pelayanan dan perawatan terbaik bagi pasien corona. Agar bisa sembuh dan pulang ke rumah berkumpul keluarga, serta beraktivitas seperti biasa,” katanya.

 

 

[fr]

More Stories
Ratu Tisha Mundur dari PSSI