BONTANG – Pemerintah pusat resmi meluncurkan program cek kesehatan gratis bagi warga yang telah mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat. Program ini dirancang khusus untuk merayakan ulang tahun warga dengan memberikan layanan kesehatan komprehensif sesuai klasifikasi usia.
Kepala Dinas Kesehatan Bontang, Bahtiar Mabe, menjelaskan bahwa setiap peserta akan menerima paket pemeriksaan kesehatan yang disesuaikan dengan kelompok usia mereka.
“Paket ini yang akan diterima ketika warga menjalani cek kesehatan gratis,” ujar Bahtiar dalam keterangannya, Selasa (18/2/2025).
Program ini mencakup berbagai kategori usia, mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia (Lansia). Untuk bayi berusia dua hari, pemeriksaan difokuskan pada deteksi dini kondisi kritis seperti kekurangan hormon tiroid, enzim pelindung sel darah, hormon adrenal, penyakit jantung bawaan, kelainan saluran empedu, dan gangguan pertumbuhan.
Bagi balita dan anak prasekolah (usia 1-6 tahun), layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan pertumbuhan, perkembangan, tuberculosis, kesehatan telinga, mata, gigi, talasemia, dan gula darah. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal dan mendeteksi potensi masalah kesehatan sejak dini.
Sementara itu, warga dewasa (usia 18-59 tahun) akan menerima layanan yang lebih komprehensif. Mulai dari pemeriksaan tingkat aktivitas fisik, status gizi, tekanan darah, gula darah, risiko stroke dan jantung, fungsi ginjal, tuberculosis, penyakit paru obstruktif kronis, hingga skrining kanker seperti kanker payudara, leher rahim, paru-paru, dan usus. Selain itu, ada juga pemeriksaan mata, telinga, kesehatan jiwa, hepatitis B dan C, fibrosis, anemia, sifilis, dan HIV.
“Ada juga pengecekan yang bersifat risiko, terutama bagi mereka yang sudah menunjukkan tanda-tanda mengarah ke penyakit tertentu atau bagi calon pengantin,” tambah Bahtiar.
Untuk lansia, layanan yang diberikan sama dengan kategori dewasa, namun ditambah dengan pemeriksaan geriatri untuk memastikan kesehatan mereka di usia senja.
Pemeriksaan kesehatan gratis ini dapat diakses di seluruh puskesmas pada pagi hari. Bagi warga yang berulang tahun di Januari dan Februari, layanan ini masih bisa dimanfaatkan hingga April mendatang. Program ini diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit.
“Kami berharap program ini dapat membantu warga menjaga kesehatan secara proaktif dan mengurangi beban penyakit di masa depan,” pungkas Kepala Diskes Bontang, Bahtiar. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















