ANTREAN layanan publik di Polresta Samarinda menjadi sorotan saat Anggota Komisi III DPR RI, Nabil Husien Said Amin, turun langsung melakukan inspeksi, Senin (27/4/2026). Ia tidak hanya melihat fasilitas, tetapi menguji bagaimana pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat.
Peninjauan dilakukan di sejumlah titik krusial—mulai dari loket SKCK, pembuatan SIM, hingga Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Di lokasi-lokasi inilah wajah pelayanan kepolisian paling sering diuji: cepat atau lambat, transparan atau berbelit.
Nabil menyebut, perubahan mulai terlihat, terutama pada alur layanan yang dinilai lebih terbuka. Namun, ia menekankan bahwa ukuran utama bukan pada fasilitas, melainkan pengalaman warga saat dilayani.
“Saya ingin memastikan masyarakat benar-benar dibantu, bukan sekadar dilayani secara administratif. Dari yang saya lihat, sudah ada perbaikan, terutama di layanan dasar seperti SKCK dan SIM,” ujarnya.
Fokus perhatian berikutnya tertuju pada Command Center—ruang kendali yang memantau laporan warga selama 24 jam. Sistem ini dinilai menjadi indikator penting: seberapa cepat polisi merespons situasi di lapangan, bukan hanya mencatat laporan.
Menurut Nabil, keberadaan Command Center sudah berada di jalur yang tepat. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada konsistensi respons petugas, terutama dalam menangani laporan darurat secara real time.
“Command Center ini kunci. Kalau laporan masuk tapi respons lambat, masyarakat tetap merasa tidak dilindungi. Jadi yang penting bukan hanya sistemnya, tapi eksekusinya,” katanya.
Kapolresta Samarinda, Hendri Umar, mengakui bahwa titik krusial pelayanan memang berada pada layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia menyebut evaluasi eksternal seperti dari DPR menjadi pengingat agar standar pelayanan tidak menurun.
Menurut Hendri, pembenahan terus dilakukan, terutama pada layanan lalu lintas, penerbitan dokumen, dan penguatan respons darurat melalui layanan 110 yang terintegrasi dengan Command Center.
“Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaatnya—bukan hanya cepat, tapi juga jelas dan transparan. Itu yang terus kami dorong,” ujarnya. [TIA]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami














