WARGA Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), tampaknya masih harus memupuk rasa sabar lebih dalam. Badai pemadaman listrik yang melanda bumi etam dalam beberapa hari terakhir belum sepenuhnya mereda.
Hari ini, Rabu, 1 Juli 2026, giliran sejumlah kawasan di Samarinda Seberang dan sekitarnya yang harus bersiap menghadapi pemadaman listrik secara bergilir.
Berdasarkan pengumuman resmi dari PT PLN ULP Samarinda Seberang / UP3 Samarinda, pemadaman listrik kali ini dipicu oleh gangguan teknis pada komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU).
Gangguan ini berimbas langsung pada pasokan daya sistem kelistrikan di wilayah regional. Akibatnya, manajemen PLN terpaksa melakukan pengaturan operasi kelistrikan demi menjaga stabilitas setrum agar tidak ambruk total.
Langkah darurat berupa penghentian sementara pasokan listrik secara terbatas ini dijadwalkan berlangsung siang ini. Warga diimbau untuk segera mengisi daya ponsel dan perangkat elektronik penting lainnya sebelum jadwal pemadaman dimulai.
Jadwal dan Estimasi Waktu Pemadaman
PLN menjadwalkan pemadaman listrik darurat ini berlangsung selama tiga jam pada tengah hari, saat aktivitas masyarakat sedang tinggi-tingginya.
- Hari/Tanggal: Rabu, 1 Juli 2026
- Estimasi Waktu: Pukul 12.00 s.d. 15.00 WITA
Daftar Wilayah Terdampak Mati Lampu Samarinda Hari Ini
Cakupan wilayah yang terdampak pemadaman bergilir siang ini cukup luas, mendominasi kawasan Samarinda Seberang hingga jalur poros penghubung antar-wilayah:
- Jalan Ampera
- Jalan Poros Bantuas Sanga-Sanga
- Jalan Bunga
- Jalan Al-Hasnie
- Jalan Kenanga
- Jalan Srikandi
- Bengen
- Jalan Dr. Wahidin
- Jalan Pahlawan
- Jalan Corong
- Jalan Kawasan
- Jalan Jend. Sudirman
- Jalan Gajah Mada
- Jalan Mada
- Jalan Dermaga 7
- Jalan Ahmad Yani
- Jalan Slamet Riadi
- Jalan Dr. Sutomo
- Jalan Yos Sudarso
- Jalan Budiyono
- Jalur Pipa
- Setia Kawan, Jalan Kawasan, dan sekitarnya.
Pihak PLN menegaskan bahwa tim teknis di lapangan saat ini tengah mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. Mereka berpacu dengan waktu untuk mempercepat proses pemulihan gangguan pada PLTGU agar dampak pemadaman ke pelanggan bisa diminimalkan.
Meski demikian, manajemen PLN mengingatkan bahwa rencana penghentian listrik sementara ini bersifat dinamis. Jadwal, durasi, maupun area pemadaman bisa berubah sewaktu-waktu atau bahkan dibatalkan, tergantung pada perkembangan kondisi beban puncak sistem kelistrikan di lapangan.
“PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan dukungan pelanggan,” tulis pihak PLN dalam rilis resminya.
Bagi warga yang tinggal di wilayah terdampak, pastikan untuk mematikan alat elektronik yang sensitif guna menghindari kerusakan saat arus listrik kembali normal sore nanti. [RED]
Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami
















