Pranala.co, BONTANG – Dua hari. 15 kelurahan. Lebih dari 200 reklame rokok diturunkan. Semua berlangsung cepat, senyap, dan tuntas. Tanpa ricuh. Tanpa perlawanan.
Itulah yang terjadi di Bontang, Selasa hingga Rabu, 17-18 Juni 2025. Sebuah operasi bersih-bersih yang bukan cuma soal estetika kota, tapi tentang masa depan anak-anak.
“Ini bukan hanya soal penertiban. Ini soal komitmen kita menjaga Bontang sebagai Kota Layak Anak,” kata Idrus, Penata Perizinan Ahli Muda di DPMPTSP Bontang, Kamis (19/6/2025).
Tim yang turun bukan satu dua orang. Ini operasi gabungan. Ada Satpol PP, Dishub, Bapenda, camat, lurah, semuanya ikut. Setiap kelurahan punya tim sendiri. Titik-titik reklame sudah dipetakan. Eksekusinya efisien dan menyeluruh.
Reklame yang ditertibkan bukan cuma spanduk. Ada banner. Ada neon box. Mayoritas menampilkan iklan rokok bermerek LA. Beberapa bahkan cukup mencolok di jalan utama. Tapi semua ditangani dengan pendekatan humanis.
“Ada pemilik reklame yang membongkar sendiri. Itu kami apresiasi,” ujar Idrus.
Meski larangan promosi produk tembakau sudah berlaku sejak 2022, nyatanya masih banyak pelaku usaha yang ‘bermain di belakang layar’. Mereka masih pasang iklan di warung, di simpang jalan, bahkan dekat sekolah.
Itu yang kini dibereskan. Tapi bukan hanya lewat pencopotan fisik. DPMPTSP Bontang ingin lebih dari itu. Mereka ingin perubahan pola pikir.
“Kami tak sekadar menindak, tapi juga ingin mengedukasi. Bahwa ruang publik harus bebas dari iklan rokok,” tegasnya.
Operasi ini mungkin sudah selesai. Tapi kerja menjaga ruang publik tak bisa berhenti di situ. Idrus menyebut, pengawasan partisipatif dari warga sangat dibutuhkan.
“Kalau warga ikut awasi, laporkan bila ada pelanggaran, maka upaya ini akan lebih kuat,” ujarnya.
Karena kota layak anak bukan hanya soal taman bermain. Tapi juga soal ruang publik yang bebas dari pengaruh buruk. Termasuk iklan rokok yang tak seharusnya dilihat anak-anak.
“Kita jaga bersama kota ini. Bukan demi siapa-siapa, tapi demi generasi berikutnya,” tutup Idrus.
[MH]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami













