Antisipasi Covid-19, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan di 2 Kecamatan dan 4 Kelurahan di Bontang

Pegawai Kelurahan Bontang Baru mencoba thermal gun bantuan Pupuk Kaltim. (Dok/pupuk kaltim

PUPUK Kaltim kembali menyalurkan bantuan antisipasi penanganan Covid-19 ke sejumlah wilayah Kota Bontang pada Kamis, 9 April 2020. Di Kecamatan Bontang Selatan, bantuan yang disalurkan adalah 100 liter disinfektan, 5 boks masker isi 80 pcs dan 1 unit thermal gun. Lalu, Kelurahan Bontang Kuala, Bontang Baru, Gunung Elai dan Gunung Telihan, masing-masing kelurahan menerima bantuan 100 liter disinfektan, 3 boks masker isi 80 pcs dan 1 unit thermal gun.

Staf Departemen CSR Pupuk Kaltim Cantri Winarti berkata, bantuan ini merupakan tindak lanjut kepedulian dan kontribusi Pupuk Kaltim dalam penanganan Covid-19, setelah sejumlah bantuan lain telah disalurkan beberapa waktu lalu. Hal ini sebagai bentuk keseriusan Pupuk Kaltim terhadap penanganan Covid-19 di Kota Bontang, sehingga pandemi tersebut bisa terus ditekan secara maksimal.

“Melalui bantuan yang disalurkan, Pupuk Kaltim berharap Bontang terbebas dari pandemi Covid-19. Penanganan pandemi ini butuh kerjasama, makanya Pupuk Kaltim terus bergerak menyalurkan berbagai kebutuhan sebagai antisipasi bagi masyarakat,” papar Cantri .

Khusus bantuan masker, pengadaan dilakukan melalui kerja sama pemberdayaan mitra binaan perusahaan se-Kota Bontang, dengan target 10 ribu masker. Hal ini melihat sulitnya pengadaan masker di pasaran akibat keterbatasan pasokan, sehingga Pupuk Kaltim berinisiatif untuk membuat secara mandiri melalui mitra binaan.

“Pupuk Kaltim memberdayakan mitra binaan untuk pengadaan masker kain yang juga akan kami salurkan secara bertahap. Selain untuk pembinaan dan menambah penghasilan mitra binaan, juga sebagai wujud kontribusi mitra binaan Pupuk Kaltim bagi masyarakat Bontang,” tambah Cantri.

Lurah Bontang Baru Bagus Susanto, mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kontribusi Pupuk Kaltim terhadap penanganan pandemi Covid-19, khususnya di Kelurahan Bontang Baru. Menurut dia, bantuan ini sangat dibutuhkan pihaknya untuk diteruskan ke masyarakat, sehingga berbagai langkah antisipasi bisa dilaksanakan kelurahan secara bertahap.

“Kami beberapa waktu terakhir juga mencari disinfektan dan masker, tapi semua habis di pasaran. Alhamdulillah kini ada bantuan dari Pupuk Kaltim dan akan kami salurkan ke masyarakat sekaligus penyemprotan disinfektan tahap dua,” terang Bagus.

Terpisah, Lurah Bontang Kuala Roni Apriansyah, mengatakan bantuan dari Pupuk Kaltim akan segera disalurkan untuk kebutuhan masyarakat, baik penyemprotan disinfektan di pemukiman penduduk hingga pembagian masker. Dirinya menyebut bantuan ini sebagai bukti hadirnya Pupuk Kaltim bagi masyarakat, apalagi di tengah kondisi pandemi yang butuh keseriusan bersama untuk penanganannya.

“Bantuan ini akan langsung kami koordinasikan agar segera terdistribusi ke masyarakat, melibatkan Ketua RT hingga mitra Kelurahan untuk penyemprotan di lapangan nantinya,” kata Roni.

Mewakili Pemerintah Kota Bontang, Camat Bontang Selatan Sarifuddin, turut mengapresiasi keaktifan Pupuk Kaltim terhadap antisipasi Covid-19 di Bontang. Dikatakan Sarifuddin, bantuan ini wujud kerjasama dan sinergi positif antara Perusahaan dengan Pemerintah, khususnya terhadap penanganan dan antisipasi pandemi Covid-19 yang kini melanda.

“Ini sangat kami apresiasi, karena pandemi yang tengah kita hadapi tidak akan tuntas jika hanya mengandalkan salah satu pihak tanpa ada kerjasama dan sinergi didalamnya. Untuk itu kami ucapkan terima kasih atas perhatian Pupuk Kaltim yang rutin menyalurkan berbagai kebutuhan penanganan Covid-19 bagi masyarakat Bontang,” ujar Sarifuddin.

Khusus untuk kawasan Bontang Selatan, pihaknya lanjut Sarifuddin akan segera berkoordinasi dengan setiap Kelurahan, sehingga bantuan dari Pupuk Kaltim terdistribusi sesuai kebutuhan masyarakat, utamanya bagi kawasan yang belum tersentuh penyemprotan disinfektan sekaligus pembagian masker di setiap wilayah.

“Kami akan koordinasikan langsung dengan Kelurahan untuk mendata wilayah mana saja yang belum tersentuh (disinfektan), sehingga bisa langsung disemprot,” pungkas Sarifuddin. (*/vo/nav/pariwara)

More Stories
Ludahi Makanan Pembeli Biar Laris, Penjual Bakso Ini Ngaku Dapat Ajaran dari Dukun