• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Maret 4, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Bontang

Akar Masalah Kekurangan Guru di Bontang

Suriadi Said by Suriadi Said
1 Desember 2025 | 07:33
Reading Time: 2 mins read
0
Akar Masalah Kekurangan Guru di Bontang Reaksi Disdikbud Bontang soal Dugaan Jual Beli Seragam dan LKS di Sekolah Negeri

Ketua PGRI Bontang, Saparuddin.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Kekurangan guru bukan lagi isu baru. Masalah ini muncul hampir di semua daerah, dari kota besar hingga pelosok. Tekanan terbesar muncul dari ketidakseimbangan jumlah guru yang pensiun dan tenaga baru yang masuk.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bontang, Saparudin, menyebut kondisi itu sebagai “arus keluar yang lebih deras daripada arus masuk”. Setiap tahun, jumlah guru yang pensiun terus bertambah. Sementara rekrutmen baru tak mampu mengejar.

PILIHAN REDAKSI

Disdikbud Bontang Pastikan Rekrut Guru Tanpa Skema PJLP, Tunggu Izin Guru Pengganti Disdikbud Panggil Kepala Sekolah di Bontang, Klarifikasi soal Pungutan Sertifikasi K3, "Tiket Emas" Masuk Dunia Kerja di Bontang

Disdikbud Bontang Pastikan Rekrut Guru Tanpa Skema PJLP, Tunggu Izin Guru Pengganti

16 Januari 2026 | 18:21
Dewan Pendidikan Kaltim Pertanyakan Skema PJLP untuk Atasi Krisis Guru di Bontang

Dewan Pendidikan Kaltim Pertanyakan Skema PJLP untuk Atasi Krisis Guru di Bontang

15 Januari 2026 | 20:21

“Yang pensiun lebih banyak daripada yang diterima. Apalagi sekarang mau jadi guru harus PPG dulu. Kalau tidak PPG, tidak bisa mengajar. Itu yang membuat prosesnya ruwet,” ujarnya.

Menurut dia, persoalan tidak hanya berhenti pada syarat Pendidikan Profesi Guru (PPG). Akses PPG sendiri sangat terbatas. Banyak calon pendidik hanya bisa menunggu kuota beasiswa pemerintah, padahal kebutuhan guru terus meningkat setiap tahun.

“Ini yang membuat regenerasi lambat,” katanya.

Untuk mempercepat regenerasi, Saparudin mengusulkan langkah berani: membuka akses PPG bagi masyarakat umum tanpa harus bergantung pada beasiswa pemerintah. Dengan jalur mandiri, menurutnya, profesi guru bisa memiliki pasokan tenaga baru yang cukup.

“Kalau PPG bisa umum, mungkin profesi guru tidak akan kekurangan seperti sekarang. Mirip profesi dokter, tidak pernah kekurangan karena akses pendidikannya terbuka,” jelasnya.

Usulan tersebut dinilai sebagai solusi lebih realistis jangka panjang. Selain memperluas kesempatan, kebijakan ini diyakini dapat memperkuat fondasi pendidikan nasional. Tanpa jumlah guru yang memadai, kualitas belajar di sekolah akan terus terancam.

Saparudin berharap pemerintah pusat dan daerah dapat membuka ruang diskusi lebih dalam terkait kebijakan ini. Ia menegaskan bahwa keberadaan guru yang cukup adalah syarat penting bagi keberlangsungan pendidikan.

“Guru adalah tiang pendidikan. Kalau jumlahnya kurang, maka yang goyah bukan hanya sekolah, tapi masa depan generasi,” tegas Ketua PGRI Bontang, Saparudin. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: GuruGuru Bontang
Previous Post

PHK hingga Sengketa Hak Pekerja, Ini Rincian 95 Mediasi Disnakertrans Kutim

Next Post

Rehabilitasi Tidak Cukup untuk Pelajar, BNNK Bontang: Keluarganya Harus Sembuh Juga

BACA JUGA

7 Pengendara Ditilang, Polres Bontang Tertibkan Knalpot Brong

7 Pengendara Ditilang, Polres Bontang Tertibkan Knalpot Brong

4 Maret 2026 | 05:41
Pupuk Kaltim Dukung Bazar Ramadan Baiturrahman 1447 H, 124 UMKM Ramaikan Ekonomi Bontang

Pupuk Kaltim Dukung Bazar Ramadan Baiturrahman 1447 H, 124 UMKM Ramaikan Ekonomi Bontang

4 Maret 2026 | 05:34
Rp24 Miliar Disiapkan, Pegiat Agama di Bontang bakal Dapat Insentif Rp2 Juta per Bulan

Rp24 Miliar Disiapkan, Pegiat Agama di Bontang bakal Dapat Insentif Rp2 Juta per Bulan

3 Maret 2026 | 23:20
Subuh Berjamaah di Masjid Terapung, Wawali Bontang Ajak Warga Makmurkan Masjid dan Perkuat Gotong Royong

Subuh Berjamaah di Masjid Terapung, Wawali Bontang Ajak Warga Makmurkan Masjid dan Perkuat Gotong Royong

3 Maret 2026 | 23:09
Viral Dugaan Penimbunan Elpiji 3 Kg di Muara Badak, Ini Hasil Pengecekan Polisi di Lapangan

Viral Dugaan Penimbunan Elpiji 3 Kg di Muara Badak, Ini Hasil Pengecekan Polisi di Lapangan

3 Maret 2026 | 22:00
Pegawai Disporapar-Ekraf Bontang Patungan Rp20 Juta, Salurkan 88 Paket Bantuan untuk Warga Sekitar

Pegawai Disporapar-Ekraf Bontang Patungan Rp20 Juta, Salurkan 88 Paket Bantuan untuk Warga Sekitar

3 Maret 2026 | 19:15
Next Post
Rehabilitasi Tidak Cukup untuk Pelajar, BNNK Bontang: Keluarganya Harus Sembuh Juga KUHP Baru Dinilai Lebih Humanis, BNNK Bontang: Pengguna Narkotika Diprioritaskan Rehabilitasi Bukan Lagi Lok Tuan, Tanjung Laut Indah jadi Zona Merah Baru Narkoba di Bontang Konflik Keluarga jadi Pemicu Marak Narkoba di Bontang

Rehabilitasi Tidak Cukup untuk Pelajar, BNNK Bontang: Keluarganya Harus Sembuh Juga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

PPPK Penuh Waktu Pangkep Dijamin Terima THR 2026

PPPK Penuh Waktu Pangkep Dijamin Terima THR 2026

28 Februari 2026 | 21:59
Abisar, Bocah 11 Tahun di Bontang Korban Gigitan Buaya: Tanpa BPJS, Terabaikan Sistem Diterkam Buaya saat Bermain, Bocah 11 Tahun di Bontang Selamat Berkat Heroisme Warga

Diterkam Buaya saat Bermain, Bocah 11 Tahun di Bontang Selamat Berkat Heroisme Warga

28 Februari 2026 | 18:58
THR ASN Pangkep Rp35 Miliar Siap, Bupati MYL: Tunggu Juknis Pusat Dulu! Pangkep Susun Langkah Besar: Perbaikan Jalan, Pendidikan, dan Sampah jadi Prioritas

THR ASN Pangkep Rp35 Miliar Siap, Bupati MYL: Tunggu Juknis Pusat Dulu!

28 Februari 2026 | 19:07
Persiba Balikpapan vs PSIS Semarang: Imbang 0-0, Gol Dianulir VAR

Persiba Balikpapan vs PSIS Semarang: Imbang 0-0, Gol Dianulir VAR

2 Maret 2026 | 05:58
TPP ASN Kutim Anjlok dari Rp4,5 Juta ke Rp1,6 Juta, Ini Penyebabnya WFH ASN Kutim Berlaku Maret 2026, Ini Jadwal dan Ketentuannya Tak Bisa Sembarangan, Begini Aturan Poligami bagi PNS Kaltim Raih Tiga Penghargaan BKN Award 2023 Sekaligus

TPP ASN Kutim Anjlok dari Rp4,5 Juta ke Rp1,6 Juta, Ini Penyebabnya

28 Februari 2026 | 21:49

Terbaru

Wabup Kutim: RKPD 2027 Jangan "Lebay", Harus Realistis!

Wabup Kutim: RKPD 2027 Jangan “Lebay”, Harus Realistis!

4 Maret 2026 | 18:05
GMNI Kutim Geruduk DPRD, Soroti Jalan Maut dan Supeltas Liar

GMNI Kutim Geruduk DPRD, Soroti Jalan Maut dan Supeltas Liar

4 Maret 2026 | 17:41
95 Ribu Arsip Pertanahan Rusak Diterjang Banjir, BPN dan ANRI Kejar Target Pulih Akhir 2026

95 Ribu Arsip Pertanahan Rusak Diterjang Banjir, BPN dan ANRI Kejar Target Pulih Akhir 2026

4 Maret 2026 | 16:09
Tiga Hari Hilang, Nelayan Kukar Ditemukan Meninggal di Perairan Tamapole

Tiga Hari Hilang, Nelayan Kukar Ditemukan Meninggal di Perairan Tamapole

4 Maret 2026 | 12:48

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved