Pranala.co, BONTANG — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang menegaskan sikap tegas dan terpadu dalam menangani penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
Tidak hanya fokus pada korban utama, BNN juga menyasar lingkungan terdekatnya, terutama keluarga. Jika ditemukan orang tua atau anggota keluarga lain ikut memakai narkoba, mereka juga akan masuk proses rehabilitasi.
Kepala BNN Bontang, Lulyana Ramdani, mengatakan keluarga memegang peran besar dalam keberhasilan pemulihan seorang anak. Namun, di lapangan, tak sedikit kasus menunjukkan bahwa justru keluarga menjadi sumber masalah baru.
“Orang tua sering menjadi faktor utama. Kami sering temukan pola asuh keliru, konflik dalam rumah tangga, bahkan ada orang tua yang ikut memakai. Kalau terbukti memakai, langsung kami rehabilitasi juga,” tegas Lulyana saat dihubungi, Sabtu (29/11/2025).
BNN menilai lingkungan keluarga yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko pelajar kembali menggunakan narkoba. Karena itu, asesmen dilakukan menyeluruh. Mulai dari kondisi psikologis keluarga, pola komunikasi, hingga stabilitas emosi para penghuninya.
“Kalau persoalannya orang tua bercerai, kami bantu konseling. Kalau rumahnya toxic, kami benahi pola pendampingannya. Tapi kalau keluarganya juga pengguna, otomatis semua kami tangani,” jelasnya.
Langkah ini bukan hanya menghentikan penyalahgunaan, tetapi juga memutus rantai masalah dalam keluarga. Pendekatan menyeluruh dipilih agar pelajar yang selesai menjalani rehabilitasi dapat kembali ke rumah yang aman dan suportif.
BNN Bontang juga memberikan edukasi pola asuh kepada orang tua. Program ini dilakukan intensif, terutama pada fase awal pemulihan ketika risiko kambuh masih tinggi.
“Tanpa peran keluarga, anak bisa kembali terjerumus. Karena itu keluarga juga harus siap diperbaiki,” ujar Lulyana.
BNNK Bontang berharap pendekatan ini mampu menciptakan lingkungan rumah yang sehat dan bebas dari narkoba. Dengan begitu, proses pemulihan anak dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















