Pranala.co, BONTANG — Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memilih malam Sabtu untuk bertemu langsung dengan para ketua dan pengurus RT se-Kelurahan Berbas Tengah. Tempatnya di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota. Suasananya hangat. Jauh dari kesan seremonial.
Silaturahmi itu digelar Sabtu (3/1/2026) malam. Tujuannya, mempererat komunikasi. Mendengar langsung suara warga dari tingkat paling bawah.
Neni hadir bersama Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bontang Akhmad Suharto dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Deddy Haryanto. Acara ini juga dirangkai dengan kunjungan daerah pemilihan anggota DPD/MPR RI.
Hadir Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam. Turut mendampingi Plt Camat Bontang Selatan Ahmad Effa Yuliansyah dan Lurah Berbas Tengah Abdul Malik Rifa’i. Seluruh ketua dan pengurus RT Berbas Tengah pun memenuhi pendopo.
Dalam sambutannya, Neni menegaskan peran RT sangat strategis. RT adalah ujung tombak pelayanan pemerintah. Sekaligus jembatan antara warga dan pemerintah daerah.
Menurutnya, banyak persoalan lingkungan dan sosial yang pertama kali diketahui RT. Karena itu, komunikasi dua arah harus terus dijaga.
“Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan formal. Ini ruang dialog. Pemerintah harus hadir dan mendengar langsung kebutuhan masyarakat,” kata Neni.
Ia meminta para ketua RT tidak ragu menyampaikan persoalan yang ada di lingkungannya. Mulai dari hal kecil hingga persoalan yang membutuhkan kebijakan lebih besar. Semua, kata Neni, akan dicarikan solusi bersama.
Sementara itu, Andi Sofyan Hasdam memanfaatkan momentum tersebut untuk menyerap aspirasi daerah. Ia menegaskan komitmen DPD RI dalam memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat pusat.
“Aspirasi masyarakat daerah harus sampai ke pusat. Itulah tugas kami di DPD,” ujarnya.
Ia menilai peran RT sangat penting sebagai sumber informasi awal kondisi riil masyarakat. Masukan dari tingkat RT menjadi bahan penting dalam perumusan kebijakan nasional.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi. Berbagai isu lingkungan mencuat. Mulai dari pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan permukiman, hingga peran aktif warga menjaga lingkungan tetap sehat dan nyaman.
Diskusi berlangsung cair. Banyak masukan disampaikan. Semua dicatat.
Silaturahmi malam itu diharapkan menjadi penguat sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Dari RT, untuk Bontang yang lebih baik. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















