Pranala.co, SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Kesehatan (Diskes) mengambil langkah preventif untuk menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Sebanyak 4.500 dosis vaksin Qdenga mulai didistribusikan ke fasilitas layanan kesehatan di seluruh wilayah Kutim.
Kepala Diskes Kutim, dr. Yuwana Sri Kurniawati, bilang vaksin produksi Takeda tersebut telah disalurkan ke 21 puskesmas, rumah sakit, serta sejumlah klinik terpilih dan siap diberikan secara gratis kepada masyarakat.
“Sebanyak 4.500 dosis vaksin Qdenga sudah mulai kami distribusikan. Seluruh vaksin ini tersedia dan dapat diakses masyarakat tanpa dipungut biaya,” ujar Yuwana di Sangatta, Senin (26/1/2026).
Program vaksinasi ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan Bio Farma yang memberikan dukungan penuh terhadap ketersediaan vaksin. Langkah ini diambil seiring meningkatnya kasus DBD di Kalimantan Timur yang tercatat mencapai 2.210 kasus, dengan 252 kasus terjadi di Kutai Timur.
Yuwana melanjutkan, vaksinasi menjadi salah satu upaya penting dalam pencegahan, selain pengendalian lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk. Vaksin Qdenga dinilai memiliki cakupan perlindungan yang luas dan dapat menjangkau berbagai kelompok usia.
“Vaksin ini bisa diberikan kepada masyarakat usia 5 hingga 60 tahun, sehingga perlindungannya lebih menyeluruh, baik untuk anak-anak maupun usia produktif,” jelasnya.
Pelayanan vaksinasi dilakukan di seluruh puskesmas di Kutai Timur, rumah sakit, serta klinik yang telah ditunjuk. Masyarakat diimbau memanfaatkan program ini sebagai langkah perlindungan diri dan keluarga dari risiko DBD.
Yuwana berharap, dengan kombinasi vaksinasi dan upaya pencegahan lainnya, angka kasus DBD di Kutai Timur dapat ditekan secara signifikan.
“Selain upaya pengendalian DBD yang terus kami lakukan, vaksinasi ini diharapkan mampu menurunkan jumlah kasus secara nyata,” tegas Kepala Diskes Kutim, dr. Yuwana Sri Kurniawati. (HAF)















