Pranala.co, SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mempercepat upaya aktivasi pelabuhan di Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK). Langkah ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah pusat guna mendorong operasional pelabuhan secara penuh.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, menyampaikan bahwa optimalisasi KEK Maloy menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah, terutama untuk mendukung aktivitas ekspor komoditas unggulan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Gubernur Kaltim saat peninjauan ke KEK. Ada beberapa hal yang disepakati, khususnya percepatan dukungan dari Kementerian Perhubungan agar pelabuhan dapat segera difungsikan maksimal,” ujarnya di Sangatta, Selasa (3/3).
Mahyunadi menjelaskan, pemerintah daerah telah membebaskan dan menyiapkan lahan seluas 500,9 hektare di kawasan KEK Maloy. Lahan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan optimal seiring beroperasinya pelabuhan.
Menurutnya, selama pelabuhan belum berfungsi penuh, sejumlah potensi ekonomi daerah belum tergarap secara maksimal.
Salah satu contoh ialah komoditas pisang dengan volume ekspor lebih dari 1.600 ton per tahun. Saat ini, pengiriman masih dilakukan melalui Pelabuhan Semayang di Balikpapan.
Akibatnya, pencatatan ekspor tidak tercantum dalam statistik resmi Kutai Timur karena proses pengapalan dilakukan di luar wilayah.
Mahyunadi menilai kondisi tersebut berdampak pada data perdagangan daerah serta potensi penerimaan yang belum optimal. Selain itu, ketergantungan pada pelabuhan di luar daerah memperpanjang rantai distribusi dan meningkatkan biaya logistik.
“Jika pelabuhan KEK Maloy beroperasi penuh, seluruh aktivitas ekspor dapat dilakukan langsung dari Kutai Timur. Distribusi menjadi lebih singkat dan daya saing meningkat,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan pelabuhan yang aktif juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan investasi serta pengembangan industri turunan di kawasan pesisir Kaliorang dan sekitarnya.
Pemkab Kutim berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi agar pelabuhan di KEK Maloy dapat beroperasi secara optimal dan menjadi penggerak utama ekonomi daerah. (HAF)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















