Pranala.co, BONTANG — Suasana Lapangan Apel Markas Komando Polres Bontang, Kamis (12/3/2026) sore, tampak berbeda dari biasanya. Barisan personel TNI, Polri, hingga aparat pemerintah daerah berdiri rapi. Mereka bersiap mengawali satu agenda penting: pengamanan Idul Fitri.
Polres Bontang resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026. Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya kesiapan pengamanan Lebaran 1447 Hijriah, khususnya untuk memastikan masyarakat dapat menjalani mudik dan aktivitas selama libur Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
Apel dipimpin Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, didampingi Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano serta Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Ardiansyah.
Barisan peserta apel tidak hanya berasal dari unsur TNI dan Polri. Sejumlah instansi juga ikut terlibat, di antaranya Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, hingga organisasi masyarakat yang dilibatkan dalam pengamanan.
Sebagai bagian dari rangkaian apel, dilakukan pemeriksaan pasukan serta penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya Operasi Ketupat 2026.
Operasi pengamanan Lebaran ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Selama periode tersebut, personel gabungan akan disiagakan di sejumlah titik untuk mengamankan berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari arus mudik, kegiatan ibadah Ramadan, hingga perayaan Idul Fitri.
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparat keamanan dan pihak terkait yang telah mempersiapkan operasi pengamanan tersebut.
Menurut dia, sinergi lintas sektor menjadi hal penting dalam menjaga stabilitas keamanan selama momentum Lebaran.
“Pemerintah mengapresiasi kesiapan seluruh pihak dalam Operasi Ketupat 2026. Ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan tertib,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta mematuhi aturan, baik selama perjalanan mudik maupun saat merayakan Lebaran di daerah masing-masing.
Sementara itu, Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan agenda pengamanan tahunan yang melibatkan berbagai unsur.
Menurutnya, operasi ini menjadi wujud komitmen Polri bersama TNI dan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Melalui Operasi Ketupat 2026 ini, kami memastikan kesiapan personel maupun sarana prasarana untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Widho.
Ia menambahkan, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri di Kota Bontang dapat berlangsung aman, nyaman, tertib, dan lancar.
Dengan kesiapan personel serta dukungan berbagai pihak, aparat berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Bontang tetap kondusif sepanjang Ramadan hingga perayaan Idulfitri tahun ini. (ADS/BTG)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















