Pranala.co, PANGKEP – Ketua Komisi II DPRD Pangkep dari Fraksi Gerindra, Lutfi Hanafi, mengingatkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya agar menjalankan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai aturan yang berlaku.
Dia menegaskan, makanan tidak diperbolehkan diantar sekaligus untuk beberapa hari ke depan guna menjaga kualitas dan kesegaran makanan yang dikonsumsi para siswa.
Lutfi Hanafi menekankan bahwa program MBG harus memastikan makanan yang diterima siswa tetap segar dan layak konsumsi. Oleh karena itu, penyaluran makanan harus dilakukan setiap hari, bukan ditumpuk untuk beberapa hari sekaligus.
"Program MBG ini harus dipastikan tetap segar dan layak dikonsumsi. Karena itu, tidak boleh diantar sekaligus untuk beberapa hari," ujar Lutfi Hanafi, Kamis (5/3/2025).
Menurut politisi Gerindra tersebut, pengecualian terhadap aturan ini hanya berlaku jika jadwal penyaluran bertepatan dengan hari libur. Dalam kondisi tersebut, distribusi makanan diperbolehkan dilakukan lebih awal.
"Misalnya jatah untuk hari Sabtu dan Minggu, maka boleh diantar pada hari Jumat. Tetapi selain itu, tidak diperbolehkan diantar untuk beberapa hari sekaligus," jelasnya.
Lutfi menambahkan, kepatuhan terhadap aturan ini menjadi krusial agar tujuan program MBG benar-benar tercapai, yakni memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang masih segar dan aman dikonsumsi.
Dia juga mengimbau pengelola program di lapangan untuk lebih disiplin dalam menjalankan mekanisme distribusi demi menjaga kualitas pelayanan.
"Jangan sampai karena ingin praktis, makanan justru diantar untuk beberapa hari dan akhirnya kualitasnya menurun. Ini harus menjadi perhatian bersama," tegasnya. (IR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















