Pranala.co, SAMARINDA – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Samarinda semakin meresahkan. Kemacetan pun tak terhindarkan di beberapa titik jalan utama.
Menjawab persoalan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berencana membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Langkah ini diambil untuk memisahkan jalur pembelian BBM non-subsidi dengan SPBU reguler, serta mengurangi beban antrean yang terjadi setiap hari.
4 Lokasi Diusulkan
Rencana pembangunan SPBU khusus ASN sudah masuk tahap awal. Beberapa lokasi telah diusulkan untuk menjadi titik pembangunan.
Menurut Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, ada empat titik yang sudah dilaporkan ke Wali Kota Andi Harun.
“Lokasinya di Samarinda Seberang, Palaran dekat Kantor Camat, Loa Janan Ilir, dan alternatif lainnya di Rawa Indah serta Jalan Pangeran Suryanata dan Kemakmuran,” ujar Marnabas, Minggu (22/6/2025).
Nantinya, SPBU ini akan dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga. Namun untuk saat ini, prioritas utama Pemkot adalah menentukan lokasi yang paling memungkinkan.
“Kami tekankan, ini bukan untuk bisnis. Tujuannya murni untuk mengurangi kemacetan. Jangan sampai ASN harus antre panjang di jalur Pertalite bersama masyarakat umum,” tegasnya.
SPBU ini hanya akan menyediakan BBM non-subsidi, sehingga tidak mengganggu distribusi BBM subsidi bagi masyarakat.
Pemkot Samarinda juga membuka peluang investasi melalui BUMD, agar pendanaan tidak menjadi kendala.
“Titik lokasinya yang kami kebut. Setelah itu Pertamina akan turun mengecek kelayakan sebelum pembangunan,” lanjut Marnabas.
Pemerintah berharap pembangunan SPBU ini bisa dimulai tahun depan. Saat ini, proses perencanaan tengah diupayakan untuk masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025.
“Kalau bisa masuk anggaran perubahan, fisik bisa mulai dikerjakan tahun depan. Kami diminta segera menyelesaikan perencanaannya,” pungkasnya.
Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk mengurangi antrean di SPBU reguler, serta menjamin jalur distribusi BBM di Samarinda berjalan lebih tertib dan efisien.
[DIAS]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















