Sempat Sesak Nafas, Calon Wakil Bupati Kutim Uce Prasetyo Positif Covid-19

Calon wakil bupati (cawabup) Kutim, Uce Prasetyo,

PRANALA.CO, Sangatta – Calon wakil bupati (cawabup) Kutim, Uce Prasetyo, terkonfirmasi positif Covid-19. Informasi itu dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr Bahrani Hasanal, kepada awak media. Uce saat ini di Pilkada Kutim 2020 ini mendampingi calon bupati Kutim Awang Ferdian, yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Menurut Bahrani, terakhir kondisi Uce memang ada keluhan sesak napas sedikit. Selain itu, menurut dia, sebelumnya Uce dikabarkan sudah sakit sejak 25 September 2020. Ketika itu sudah melakukan swab dan hasilnya negatif. Namun, saat dilakukan perawatan di salah satu rumah sakit swasta, perkembangannya kurang begitu baik.

“Makanya kami rujuk ke RSUD Kudungga Sangatta dan di-swab ulang, hasilnya kemarin terkonfirmasi positif,” beber Bahrani.

Terkait yang pernah kontak erat dengan Uce, menurut Bahrani, pihaknya tidak memungkinkan bisa melakukan tracing satu per satu tim sukses sebanyak itu. Dia pun meminta bagi warga yang pernah kontak erat dengan cawabup nomor urut 2, seperti salaman atau bersentuhan, serta berkumpul di suatu ruangan paling sedikit 15 menit dengan radius satu meter. Bahkan, beberapa hari ke depan  bergejala seperti batuk, pilek, hilangnya indra penciuman dan sesak napas, diminta segera ke rumah sakit atau Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Bagi yang tidak menunjukkan gejala, diminta untuk tetap melakukan isolasi mandiri di rumah,” ucapnya.

Dia bilang, sejauh ini, baru 3 orang yang melapor. Dengan adanya kasus ini, sudah ada dua orang calon peserta Pilkada Kutim yang dinyatakan positif corona. Pertama cawabup nomor 3, Kasmidi Bulang.

Sementara di Kaltim, total sudah ada 4 calon peserta Pilkada serentak 2020 yang terkonfirmasi positif Covid-19. Satu orang sembuh, yakni Kasmidi Bulang. Dua orang meninggal. Yakni Muharram calon bupati Berau, dan Adi Darma Calon Wali Kota Bontang. (*)

More Stories
Update 29 Mei: Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Bertambah 9 Orang, Mayoritas Klaster Gowa