Pranala.co, JAKARTA – Kota Bontang kembali menorehkan capaian di tingkat nasional. Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah Tahun 2026, Bontang meraih peringkat ke-5 menuju kota bersih tingkat nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Penghargaan tersebut diterima Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, pada kegiatan yang berlangsung 25–26 Februari 2026 di Balai Kartini, Jakarta. Acara itu dihadiri sejumlah menteri dan perwakilan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.
Rakornas dibuka Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dengan menekankan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pengelolaan sampah terpadu melalui gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Dalam forum tersebut, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan pentingnya perubahan paradigma pengelolaan sampah. Ia mendorong penanganan dari hulu ke hilir, dimulai dari pemilahan di sumber serta pengurangan sampah plastik.
Paparan strategis juga disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang menekankan peran pemerintah daerah dalam memastikan sistem pengelolaan sampah berjalan efektif.
Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji menggarisbawahi pentingnya peran keluarga dalam membangun budaya sadar lingkungan.
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria serta Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas, Abdul Malik Sadat, turut memaparkan target reformasi pengelolaan sampah nasional.
Salah satu agenda besar yang disampaikan adalah pembangunan 34 proyek waste-to-energy di 34 kota untuk mengatasi kelebihan kapasitas tempat pemrosesan akhir (TPA) pada 2028.
Selain penghargaan, Bontang juga menerima bantuan tiga unit gerobak motor sampah dari Kementerian Lingkungan Hidup. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Menteri Diaz Hendro Priyono. Armada tambahan ini diharapkan memperkuat layanan pengangkutan sampah di tingkat kelurahan.
Agus Haris yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bontang, Heru Tri Admojo, menyatakan capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan sampah di daerah.
Menurutnya, isu kebersihan lingkungan telah menjadi perhatian melalui program “GESIT” yang selaras dengan gerakan Indonesia ASRI. Peringkat kelima menuju kota bersih tingkat nasional, khususnya di regional Kalimantan, dinilai sebagai hasil kerja bersama pemerintah dan masyarakat.
“Kita tidak hanya mempertahankan prestasi, tetapi juga harus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Ia berharap partisipasi aktif warga terus diperkuat agar Bontang dapat menjadi kota yang semakin bersih, sehat, dan nyaman dihuni. Pemerintah Kota Bontang menegaskan komitmennya untuk mendukung kebijakan nasional sekaligus memastikan implementasinya berjalan konsisten di tingkat daerah. (PPID)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami



















