Pranala.co, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang memanfaatkan momentum Safari Ramadan tidak sekadar untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana menyosialisasikan berbagai program prioritas daerah yang tengah dijalankan pemerintah.
Hal itu terlihat saat Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengunjungi Masjid Hibatullah di RT 32, Kelurahan Api-Api, Kamis (5/3/2026). Kegiatan yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut menjadi ajang memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah kota juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa dana hibah sebesar Rp50 juta untuk masjid serta 20 mushaf Al-Qur’an sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Di hadapan jamaah, Wali Kota Neni Moerniaeni menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat Kelurahan Api-Api dalam membangun dan merawat fasilitas publik secara swadaya.
Menurutnya, keterlibatan aktif warga dalam pembangunan lingkungan merupakan salah satu kunci terciptanya kawasan permukiman yang nyaman dan harmonis.
Selain itu, pemerintah juga memaparkan sejumlah kebijakan strategis yang tengah dijalankan, termasuk pengalokasian anggaran Rp24 miliar untuk pemberian insentif bagi para pemuka agama di Kota Bontang.
Kebijakan tersebut, kata Neni, merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap peran tokoh agama dalam membangun kecerdasan intelektual sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
Ajak Warga Peduli Pendidikan dan Kemiskinan
Dalam kesempatan itu, Neni juga menyoroti pentingnya kepedulian sosial masyarakat, khususnya dalam mencegah anak putus sekolah serta mengatasi kemiskinan ekstrem.
Ia mengajak warga untuk aktif mendukung program “Tengok Tetangga”, sebuah gerakan sosial yang mendorong masyarakat saling peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.
“Jangan ada anak-anak kita yang putus sekolah. Di lingkungan ini saya harap kita semua saling peduli dan mendukung program pemerintah ‘Tengok Tetangga’. Pastikan tidak ada tetangga kita yang mengalami kemiskinan ekstrem,” tegasnya.
Ia menambahkan, jika terdapat warga yang membutuhkan bantuan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya melalui Ketua RT agar pemerintah dapat memberikan intervensi secara cepat dan tepat sasaran.
Menurutnya, peran Ketua RT sangat penting sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah dalam proses pendataan serta penanganan masalah sosial.
Selain isu sosial dan pendidikan, Pemerintah Kota Bontang juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya menghadapi dampak perubahan iklim global.
Masyarakat diajak berpartisipasi aktif dalam berbagai gerakan lingkungan, di antaranya program GESIT dan kegiatan Jumat Bersih yang bertujuan menjaga kebersihan serta menciptakan lingkungan permukiman yang sehat dan asri.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, pemerintah berharap komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin erat. Selain memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kota Bontang. (ADS/BTG)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















