• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 3, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Pupuk Kaltim Latih Murid Disabilitas Olah Sampah, Dorong Pendidikan Inklusif dan Peduli Lingkungan

Suriadi Said by Suriadi Said
29 Desember 2025 | 12:34
Reading Time: 2 mins read
0
Pupuk Kaltim Latih Murid Disabilitas Olah Sampah, Dorong Pendidikan Inklusif dan Peduli Lingkungan
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Pendidikan bukan hanya soal membaca dan menulis. Juga tentang kemandirian. Tentang kepedulian. Dan tentang masa depan.

Itu yang coba ditanamkan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui kolaborasi bersama SLB YPK Bontang. Perusahaan ini menggelar pelatihan pengolahan sampah bagi murid penyandang disabilitas.

PILIHAN REDAKSI

Bikin Lansia Guntung Berdaya, Pupuk Kaltim Sabet Penghargaan Internasional AREA 2026

Bikin Lansia Guntung Berdaya, Pupuk Kaltim Sabet Penghargaan Internasional AREA 2026

1 Juli 2026 | 10:17
35 Tahun PTM Pupuk Kaltim Cetak Atlet Tenis Meja Kelas Dunia

35 Tahun PTM Pupuk Kaltim Cetak Atlet Tenis Meja Kelas Dunia

18 Juni 2026 | 10:38

Program ini bukan kegiatan seremonial. Ia dirancang sebagai upaya berkelanjutan. Tujuannya jelas. Memperkuat pendidikan inklusif sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini.

Pelatihan ini membekali murid dengan keterampilan vokasi yang aplikatif. Murid tidak hanya belajar teori. Mereka diajak mempraktikkan langsung cara mengelola sampah dengan benar.

Pgs Vice President TJSL Pupuk Kaltim, Lendl Wibisana, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, meningkatkan kemandirian dan rasa percaya diri murid disabilitas. Kedua, menanamkan nilai tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Melalui pendekatan edukatif, kami ingin nilai keberlanjutan dan inklusivitas bisa dipahami dan dipraktikkan dalam keseharian murid,” ujar Lendl, Kamis (18/12/2025).

Menurutnya, pelatihan ini juga menjadi bagian dari dukungan Pupuk Kaltim terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya SDGs poin 4 tentang pendidikan berkualitas.

Pendidikan inklusif, kata Lendl, harus memberi ruang bagi semua. Termasuk murid penyandang disabilitas. Mereka bukan sekadar penerima manfaat. Mereka adalah subjek pembangunan yang memiliki potensi untuk berkontribusi.

Dalam pelatihan tersebut, murid dikenalkan proses pengelolaan sampah secara sederhana dan sistematis. Dimulai dari mengenal jenis sampah. Dilanjutkan dengan pemilahan. Hingga pengolahan menjadi produk yang bermanfaat.

“Dari sampah, mereka belajar menghasilkan sesuatu yang punya nilai guna. Bahkan nilai ekonomi,” jelas Lendl.

Program ini juga sejalan dengan komitmen Pupuk Kaltim terhadap SDGs poin 13 tentang penanganan perubahan iklim. Pengelolaan sampah yang baik diyakini mampu menekan dampak lingkungan, termasuk emisi gas rumah kaca.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pupuk Kaltim menyediakan berbagai sarana pengelolaan sampah di SLB YPK. Mulai dari tempat sampah tiga warna untuk sampah organik, residu, dan sampah bernilai jual, hingga drum komposter dan peralatan pendukung lainnya.

Sarana tersebut dirancang agar mudah digunakan oleh murid dan guru. Tujuannya agar pemilahan sampah bisa dilakukan sejak dari sumbernya. Bukan hanya dipelajari, tapi dibiasakan.

Materi pelatihan pun dibuat menyeluruh. Murid diajak memahami pengelolaan sampah rumah tangga. Dari pemilahan, pengumpulan, hingga pengolahan sampah organik menjadi kompos.

Lendl menegaskan, Pupuk Kaltim akan terus mendorong program serupa. Pendidikan inklusif, menurutnya, adalah investasi jangka panjang.

“Setiap anak, termasuk murid SLB, punya hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Kami ingin mendampingi mereka secara berkelanjutan,” ujarnya.

Inisiatif ini disambut positif pihak sekolah. Kepala Satuan Pendidikan SLB YPK Bontang, Muhtar Effendi, menyebut program ini selaras dengan visi sekolah. Yakni membentuk murid yang mandiri, berkarakter, dan memiliki keterampilan hidup.

Ia berharap pelatihan ini bisa menumbuhkan kebiasaan positif di lingkungan sekolah. Pengelolaan sampah, kata dia, dapat dikembangkan menjadi bagian dari pembelajaran berbasis lingkungan.

“Kompos yang dihasilkan bisa dimanfaatkan untuk penghijauan. Sekaligus menjadi sarana belajar kewirausahaan bagi murid,” kata Muhtar.

Dengan dukungan sarana dari Pupuk Kaltim, sekolah kini memiliki ruang lebih luas untuk mengintegrasikan pengelolaan sampah ke dalam kurikulum dan kegiatan belajar sehari-hari. (ADS/RIL)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Pupuk Kaltim
Previous Post

Kaltim Andalkan AI Mandau untuk Kendalikan Inflasi sepanjang 2025

Next Post

Lebih dari 90 Persen Masjid di Bontang Belum Salurkan Zakat ke Baznas

BACA JUGA

Hitung Mundur Verifikasi, Sekda Kaltim Desak Kesiapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

Hitung Mundur Verifikasi, Sekda Kaltim Desak Kesiapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

2 Juli 2026 | 23:09
Curhat Wali Kota Bontang di APEKSI: Daerah Deg-degan Anggaran Pusat Dipangkas

Curhat Wali Kota Bontang di APEKSI: Daerah Deg-degan Anggaran Pusat Dipangkas

2 Juli 2026 | 22:07
Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

2 Juli 2026 | 21:42
Bayar Rp1,1 Miliar Cuma buat Bunga, PT LBB Bontang Gugat Balik Skema Utang di Pengadilan

Gara-Gara Bunga Mencekik, PT Laut Bontang Bersinar Terjebak Utang Rp2,9 Miliar yang Tak Pernah Berkurang

2 Juli 2026 | 21:02
Insinerator Sampah Samarinda Beroperasi, Pangkas 160 Ton Beban TPA

Insinerator Sampah Samarinda Beroperasi, Pangkas 160 Ton Beban TPA

2 Juli 2026 | 20:51
Fuel Tanker Crash in Balikpapan Leaves One Dead, Brake Failure Suspected Cerita Saksi Tabrakan Beruntun Truk Tangki di Balikpapan, Syok Lihat Korban Terseret

Fuel Tanker Crash in Balikpapan Leaves One Dead, Brake Failure Suspected

2 Juli 2026 | 20:44
Next Post
Lebih dari 90 Persen Masjid di Bontang Belum Salurkan Zakat ke Baznas

Lebih dari 90 Persen Masjid di Bontang Belum Salurkan Zakat ke Baznas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama Polsek Tabang Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kukar, 7 Pekerja Diamankan

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama

26 Juni 2026 | 23:06
Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim Mati Lampu Tenggarong Kukar Hari Ini: Cek Daftar Wilayah Terdampak di Sini!

Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim

29 Juni 2026 | 19:19
Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

28 Juni 2026 | 13:41
Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

1 Juli 2026 | 12:23

Terbaru

Inflasi Kaltim Melonjak 3,20 Persen, Samarinda Paling Mahal

Inflasi Kaltim Melonjak 3,20 Persen, Samarinda Paling Mahal

2 Juli 2026 | 23:24
Hitung Mundur Verifikasi, Sekda Kaltim Desak Kesiapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

Hitung Mundur Verifikasi, Sekda Kaltim Desak Kesiapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

2 Juli 2026 | 23:09
Curhat Wali Kota Bontang di APEKSI: Daerah Deg-degan Anggaran Pusat Dipangkas

Curhat Wali Kota Bontang di APEKSI: Daerah Deg-degan Anggaran Pusat Dipangkas

2 Juli 2026 | 22:07
Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

2 Juli 2026 | 21:42
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved