Bontang, PRANALA.CO – Suara bising knalpot brong dan aksi ugal-ugalan di jalanan kembali menjadi perhatian serius Polres Bontang. Melalui Tim Satgas Gakkum Penindakan Balap Liar dan Knalpot Brong, patroli intensif digelar sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari (10/05/2025) untuk menertibkan pengendara yang melanggar aturan dan membahayakan keselamatan di jalan raya.
Dipimpin langsung Kasat Polair Polres Bontang, AKP Fahrudi, dan didampingi Paursubbagwatpers Ipda M Nur Suhadi, operasi ini menyisir sejumlah titik rawan balap liar di wilayah Kota Bontang.
Hasilnya, sebanyak 11 unit sepeda motor diamankan karena terlibat aksi balapan liar dan menggunakan knalpot tidak standar alias brong.
“Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” tegas AKP Fahrudi dikutip dalam keterangannya, Selasa (13/5/2025).
Tak sedikit warga yang menyampaikan keluhannya kepada aparat kepolisian. Kebisingan knalpot dan aksi kebut-kebutan kerap mengganggu ketenangan malam, bahkan memicu kecelakaan. Menyadari hal itu, Polres Bontang menegaskan akan terus meningkatkan patroli, terutama pada akhir pekan dan malam hari.
Polres Bontang memastikan bahwa tindakan tegas ini bukan semata-mata represif, tapi juga edukatif. Masyarakat, khususnya para pengendara muda, diimbau agar tidak menggunakan knalpot brong dan tidak terlibat dalam balapan liar yang bisa membahayakan nyawa sendiri maupun orang lain.
“Penindakan ini bukan hanya untuk menertibkan, tapi juga menyelamatkan,” tambah AKP Fahrudi.
Kegiatan patroli yang melibatkan personel gabungan ini akan terus dilakukan secara berkala demi menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kota Bontang.
Polres Bontang juga membuka ruang partisipasi bagi masyarakat untuk ikut serta menciptakan kondisi yang aman. Warga diminta tidak ragu melapor jika menemukan adanya aktivitas balap liar atau penggunaan knalpot brong di lingkungan sekitarnya.
“Kolaborasi dengan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan penindakan di lapangan,” tutup AKP Fahrudi. [DIAS]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami



















Comments 3