• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 3, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Pengelolaan Sampah di Bontang Masih jadi Isu Krusial

Suriadi Said by Suriadi Said
11 Februari 2026 | 10:20
Reading Time: 2 mins read
0
Pengelolaan Sampah di Bontang Masih jadi Isu Krusial

Penumpukan sampah di salah satu sudut Kota Bontang. (Fahrul/Pranala.co)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Persoalan sampah di Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) tak lagi diperlakukan sebagai isu pinggiran. Pemerintah Kota Bontang kini mengarahkan perhatian serius pada pengelolaan sampah dari hulu, yakni dari kebiasaan masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menegaskan bahwa perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama penyelesaian masalah sampah. Ia mengingatkan, sampah seharusnya tidak hanya dipandang sebagai limbah yang dibuang, tetapi juga memiliki potensi ekonomi jika dikelola dengan benar.

PILIHAN REDAKSI

Curhat Wali Kota Bontang di APEKSI: Daerah Deg-degan Anggaran Pusat Dipangkas

Curhat Wali Kota Bontang di APEKSI: Daerah Deg-degan Anggaran Pusat Dipangkas

2 Juli 2026 | 22:07
Sembako Masih Mahal, Wawali Bontang Kejar Rute Baru Pelabuhan Lok Tuan-Sulbar

Sembako Masih Mahal, Wawali Bontang Kejar Rute Baru Pelabuhan Lok Tuan-Sulbar

30 Juni 2026 | 19:37

“Yang perlu dibenahi sekarang itu dari sisi masyarakat, terutama pemilahan sampah. Kalau dikelola dengan baik, sampah justru bisa bernilai ekonomi,” ujar Agus Haris, Selasa (10/2/2026).

Keseriusan Pemkot Bontang semakin menguat setelah mengikuti arahan Presiden RI dalam Rapat Koordinasi Nasional di Jakarta. Dalam forum tersebut, persoalan sampah—khususnya sampah laut—menjadi perhatian khusus pemerintah pusat karena dampaknya yang luas terhadap lingkungan, kesehatan, dan keberlanjutan ekosistem.

“Sampah di laut itu sangat berbahaya. Bisa merusak biota laut, mengganggu keseimbangan ekosistem, bahkan menjadi sumber penyakit. Ini persoalan serius yang tidak bisa ditunda,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Bontang melalui Dinas Lingkungan Hidup tengah melakukan pemetaan menyeluruh terkait persoalan sampah, baik di wilayah daratan maupun pesisir. Seluruh rukun tetangga (RT) pun telah disiapkan untuk berperan aktif dalam pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.

Namun demikian, Agus Haris mengakui tantangan terbesar bukan terletak pada sistem atau regulasi, melainkan pada perubahan pola pikir dan kebiasaan masyarakat.

“Mengubah mental dan kebiasaan itu memang tidak mudah. Tapi ini harus berjalan seiring, satu keinginan antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah kota,” ujarnya.

Untuk membangun kesadaran kolektif, Pemerintah Kota Bontang menggulirkan program Gesit (Gerakan Sampah Itu Tanggung Jawabku). Program ini mengajak warga untuk bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan, dimulai dari rumah tangga.

“Kalau belum ada tempat sampah, ya dikantongi dulu. Jangan dibuang sembarangan. Ini soal kebiasaan yang harus kita bangun bersama,” katanya.

Dalam jangka pendek, Pemkot Bontang juga akan mengoptimalkan kegiatan Jumat Bersih yang rutin digelar setiap pekan. Kegiatan ini tidak hanya menyasar kawasan daratan, tetapi juga wilayah perairan yang selama ini rentan menjadi tempat pembuangan sampah.

“Kita akan menyisir kawasan laut bersama-sama. Tapi gerakan ini harus dimulai dari diri kita sendiri, supaya masyarakat ikut tergerak,” ucapnya.

Tak kalah penting, edukasi akan difokuskan kepada nelayan serta warga yang tinggal di rumah-rumah atas laut. Pemerintah meminta mereka tidak lagi membuang sampah langsung ke perairan, sekaligus memastikan ketersediaan tempat sampah di setiap rumah.

“Banyak warga mengeluhkan tempat sampah sudah ada, tetapi pengangkutannya belum maksimal. Artinya, pemerintah juga harus menyiapkan sumber daya tambahan, khususnya untuk wilayah laut,” pungkas Agus Haris. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Pemkot BontangSampah
Previous Post

Tujuh Paket Sabu Disita, Dua Pemuda Diringkus di Bontang Kuala

Next Post

Truk Mogok, Penyaluran Beras Murah di Bontang Sempat Tertunda

BACA JUGA

Hitung Mundur Verifikasi, Sekda Kaltim Desak Kesiapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

Hitung Mundur Verifikasi, Sekda Kaltim Desak Kesiapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

2 Juli 2026 | 23:09
Curhat Wali Kota Bontang di APEKSI: Daerah Deg-degan Anggaran Pusat Dipangkas

Curhat Wali Kota Bontang di APEKSI: Daerah Deg-degan Anggaran Pusat Dipangkas

2 Juli 2026 | 22:07
Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

2 Juli 2026 | 21:42
Bayar Rp1,1 Miliar Cuma buat Bunga, PT LBB Bontang Gugat Balik Skema Utang di Pengadilan

Gara-Gara Bunga Mencekik, PT Laut Bontang Bersinar Terjebak Utang Rp2,9 Miliar yang Tak Pernah Berkurang

2 Juli 2026 | 21:02
Insinerator Sampah Samarinda Beroperasi, Pangkas 160 Ton Beban TPA

Insinerator Sampah Samarinda Beroperasi, Pangkas 160 Ton Beban TPA

2 Juli 2026 | 20:51
Fuel Tanker Crash in Balikpapan Leaves One Dead, Brake Failure Suspected Cerita Saksi Tabrakan Beruntun Truk Tangki di Balikpapan, Syok Lihat Korban Terseret

Fuel Tanker Crash in Balikpapan Leaves One Dead, Brake Failure Suspected

2 Juli 2026 | 20:44
Next Post
Meski masih menunggu stok beras tiba, warga tetap antusias menghadiri program GPM di UMKM Center.

Truk Mogok, Penyaluran Beras Murah di Bontang Sempat Tertunda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama Polsek Tabang Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kukar, 7 Pekerja Diamankan

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama

26 Juni 2026 | 23:06
Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim Mati Lampu Tenggarong Kukar Hari Ini: Cek Daftar Wilayah Terdampak di Sini!

Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim

29 Juni 2026 | 19:19
Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

28 Juni 2026 | 13:41
Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

1 Juli 2026 | 12:23

Terbaru

Inflasi Kaltim Melonjak 3,20 Persen, Samarinda Paling Mahal

Inflasi Kaltim Melonjak 3,20 Persen, Samarinda Paling Mahal

2 Juli 2026 | 23:24
Hitung Mundur Verifikasi, Sekda Kaltim Desak Kesiapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

Hitung Mundur Verifikasi, Sekda Kaltim Desak Kesiapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

2 Juli 2026 | 23:09
Curhat Wali Kota Bontang di APEKSI: Daerah Deg-degan Anggaran Pusat Dipangkas

Curhat Wali Kota Bontang di APEKSI: Daerah Deg-degan Anggaran Pusat Dipangkas

2 Juli 2026 | 22:07
Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

2 Juli 2026 | 21:42
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved