BONTANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada pada akhir tahun ini akan memiliki alat pemeriksaan kesehatan baru.
Wujudnya ialah Magnetic resonance imaging (MRI). Dirut RSUD Bontang, dr Suhardi menerangkan pengadaan ini menggunakan APBD Bontang. Nilai anggaran yang dikucurkan ialah Rp 36 miliar.
“Jadi bukan menggunakan dana BLUD tetapi APBD,” terangnya.
MRI merupakan pemeriksaan organ tubuh yang dilakukan dengan menggunakan teknologi magnet dan gelombang radio.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendapatkan hasil gambar organ, tulang, dan jaringan di dalam tubuh secara rinci dan mendalam. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai alat bantu diagnosis untuk dokter.
Alat ini sering dilakukan dan berkaitan dengan pemeriksaan terhadap otak, saraf tulang belakang, jantung, pembuluh darah, tulang, sendri, jaringan lunak, dan organ-organ tubuh lainnya.
Pemeriksaan MRI membutuhkan bantuan zat pewarna khusus yang disuntikkan melalui pembuluh darah, untuk membantu meningkatkan ketepatan gambar, sebagai hasil dari pemeriksaan.
Pemeriksaan organ tubuh melalui prosedur MRI sering dianggap sebagai cara yang lebih aman. Sebab, berbeda dengan foto rontgen atau CT scan, pemeriksaan dengan MRI tidak memancarkan radiasi sehingga cukup aman untuk dilakukan pada ibu hamil sekalipun.
Rencananya nanti MRI akan ditempatkan di lantai satu bangunan lama. Tepatnya di ruangan poliklinik rawat jalan. Bahkan sebagian pelayanan poli sudah berpindah di bangunan baru rumah sakit.
“Saat ini ruangan masih ditata untuk tempat MRI nantinya. Seluruh poli ke depan akan berpindah ke bangunan baru,” sebutnya.
Ke depan pasien tidak perlu lagi menuju Samarinda untuk mendapatkan pemeriksaan tersebut. Termasuk warga yang memiliki BPJS bisa ter-cover oleh pemeriksaan ini.
Sebelumnya RSUD Tama Husada Bontang sudah memiliki alat pemeriksaan CT-scan yang dibeli pada 2018 lalu. (*)



















Comments 2