Pelaku Pembunuhan Pekerja Kafe di Berau Ditangkap di Kalteng

  • Whatsapp
Pria bernama Ricky Ashary yang diduga memiliki hubungan khusus dengan korban

PRANALA.CO, Berau – Pelaku pembunuhan terhadap Fransisca Wahyu Retno yang terjadi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur pada 21 Oktober 2020 lalu sudah tertangkap di Katingan oleh tim Resmob Polda Kalteng, Ahad (25/10).

Pria bernama Ricky Ashary yang diduga memiliki hubungan khusus dengan korban tersebut menjadi buronan beberapa hari setelah membunuh korban didalam mobil lalu dibuang ke tempat penangkaran buaya di Berau, Kalimantan Timur.

Bacaan Lainnya

Usai melakukan pembunuhan, pelaku melarikan diri ke tempat keluarganya di Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah. Akan tetapi langkahnya terhenti ketika tim Resmob Polda Kaltim bekerja sama dengan Polda Kalteng berhasil mengamankannya di kontrakan yang dihuni kakaknya.

“Ya betul, pelakunya sudah kita tangkap di kontrakan milik kakaknya,” ujar Kapolres Katingan, AKBP Andri Siswan Ansyah, Senin (26/10).

Menurut Kapolres, saat ditangkap pelaku mengakui perbuatannya. Pembunuhan yang dilakukan terhadap korban memang sudah direncanakan.

“Sebelum membunuh korban, antara pelaku dan korban sempat membeli minuman lalu berkeliling dengan mobil. Dugaannya pembunuhan terjadi diatas mobil,” ujar Kapolres.

Saat ini, pelaku sudah dibawa ke Mapolres Berau, Polda Kalimantan Timur untuk diproses lebih lanjut.

Sebagaimana diberitakan bahwa pembunuhan oleh Ricky Ashary terjadi di Jala Durian III Gang Nyiur Gading RT 006 Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.

Terkuaknya kasus pembunuhan terhadap perempuan yang bekerja disalah satu Cafe di Berau tersebut berawal ketika adanya penemuan mayat di tepi kolam Mayang Mangurai dengan kondisi tangan terikat, mulut dibekap dan dalam kondisi setengah bugil.

Sebelum kejadian nahas tersebut, korban sempat berpamitan dengan suaminya untuk berangkat kerja di salah satu kafe pada Selasa (20/10). Hingga keesokan harinya korban hilang kabar dan ternyata ditemukan tewas.

 

 

[bud]

Pos terkait