Samarinda, PRANALA.CO — Tuduhan praktik medis yang tidak sesuai prosedur mencuat di Rumah Sakit Haji Darjad (RSHD) Samarinda. Kali ini, seorang warga bernama Rias Khairunnisa (35) mengaku mengalami komplikasi serius setelah menjalani operasi usus buntu yang diduga dilakukan tanpa indikasi medis yang kuat.
Rias, yang sebelumnya hanya mengalami gejala mual, muntah, dan diare, menuturkan bahwa ia sempat ditolak oleh beberapa rumah sakit sebelum akhirnya mendapat perawatan di RS Darjad. Setelah dua hari menjalani rawat inap, ia mengaku ditekan untuk menjalani operasi usus buntu tanpa ditunjukkan hasil pemeriksaan yang meyakinkan.
“Waktu itu saya sudah merasa membaik. Tapi dokter tiba-tiba bilang harus segera dioperasi. Kami bingung, karena tidak ada hasil lab atau USG yang diberikan kepada kami,” ujar Rias kepada awak media, Rabu (23/4/2025).
Operasi dilakukan pada 20 Oktober 2024 malam. Namun setelah itu, kondisi Rias justru memburuk. Ia mengalami demam tinggi, nyeri luar biasa, dan kesulitan buang air kecil. Meski dalam kondisi demikian, ia dipulangkan hanya dua hari setelah operasi.
“Baru di perjalanan pulang, saya sudah muntah lagi,” kenangnya.
Kondisinya semakin memburuk hingga ia harus dilarikan kembali ke RS Darjad, namun ditolak dengan alasan dokter sedang cuti. Rias akhirnya dirawat di RS IA Moeis, Samarinda. Di sana, dokter menemukan infeksi parah di area bekas operasi. Ia harus menjalani bedah ulang pada 28 Oktober untuk mengatasi infeksi dan kebocoran luka.
“Lukanya mengeluarkan cairan berbau busuk. Saya dirawat hampir dua minggu, dan sampai sekarang masih belum bisa beraktivitas normal,” ungkapnya.
Kasus ini menjadi sorotan publik, terlebih karena muncul di tengah isu lain terkait keterlambatan pembayaran gaji pegawai di RS Darjad Samarinda.
Rias berharap pihak Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Diskes Kaltim) segera melakukan audit dan investigasi medis terhadap tindakan yang diterimanya.
“Saya merasa dipaksa menjalani operasi yang tidak saya butuhkan. Saya minta keadilan, karena yang saya alami ini menyiksa fisik dan psikis saya,” ujarnya lirih. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















