Pranala.co
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
Pranala.co
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Kaltim

Mulai Agustus, Pelajar di Bontang bakal Dapat Paket Data dari Pemkot

Suriadi Said Editor Suriadi Said
23 Juli 2020 | 16:16
Reading Time: 4 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

JAM dinding sudah menunjukkan pukul 07.00 WITA. Keisha Anwar segera mengencangkan dasi di seragam putih-birunya. Dia meminta tolong ibunya yang sedang bersiap pergi ke kantor untuk memfoto dirinya mengenakan setelan seragam rapi. Foto itu dikirim Keisha ke grup WhatsApp sekolahnya sebagai bukti kehadiran. Di dalam kamar, dia membuka laptop untuk mengikuti kelas online. Mata pelajaran pertama hari ini adalah matematika.

Sejak akhir Maret lalu, sekolah Keisha telah memulai PJJ alias Pembelajaran Jarak Jauh. Dia menempuh pendidikan SMP, sekolah swasta kesohor di Bontang. Pada hari biasa, Keisha bangun pukul 05.00 WITA untuk bersiap ke sekolah. Tapi sekarang karena sekolah jarak jauh, Dia bisa tidur lebih lama. Absensi untuk PJJ dimulai dari pukul 07.00 WITA. Jika sampai pukul 07.15 WITA murid tidak kelihatan batang hidungnya, maka akan dianggap absen.

BACA JUGA

Bontang Raih Penghargaan Nasional Pengawasan Pangan Segar, Peringkat Dua se-Kaltim

Proyek Infrastruktur di Bontang Harus Selesai Tepat Waktu!

Daratan Tinggal 30 Persen, Wawali Bontang Minta Penimbunan Lahan Dihentikan

Sekolah Rakyat di Bontang Masuk Prioritas Nasional, Pembangunan Dimulai 2026

“Enaknya aku bangun lebih siang. Terus kalau belum mandi nggak ketahuan, deh,” tawa Keisha saat dihubungi Pranala.co. Harusnya 15 Juli 2020 kemarin, sekolah Keisha akan kembali melakukan pembelajaran secara normal, tapi rencana itu dibatalkan karena pandemi Covid-19 yang belum menunjukkan perbaikan.

Di rumahnya di Kompleks Bukit Sekatup Damai (BSD), Bontang Utara, Keisha tinggal bersama orangtua dan satu adiknya yang masih di bangku SD dan kakaknya sebagai mahasiswa. Namun kakaknya yang terakhir masih sambil menyelesaikan skripsi. Laptop pun dipakai berdua dengan sang kakak. Jika kakaknya sedang membutuhkan laptop, mau tak mau Keisha mengerjakan tugas di sekolah dengan handphone. Walaupun kondisi rumahnya lumayan berisik, dia lebih suka belajar di rumah.

“Aku sih nggak masalah. Malah menurut aku lebih konsentrasi. Kalau di sekolah suka digangguin teman atau diajak ngobrol,” tuturnya. Tapi ada pula hal yang dia rindukan. “Nggak enaknya itu aku nggak bisa ketemu dan main sama teman-teman. Selama ini main di rumah aja dan nggak boleh jauh-jauh.”

Meski lebih konsentrasi, dia merasa materi yang disampaikan guru kurang jelas. Setiap ada materi baru, gurunya hanya mengirimkan link YouTube  atau melalui dokumen dalam bentuk PDF dan Word. Sementara isinya, murid diminta menafsirkan sendiri. Hanya beberapa guru saja yang masih rutin mengadakan video call untuk menjelaskan materi.

“Itu pun paling seminggu maksimal dua kali aja. Kebanyakan mereka kirim materi terus langsung dikasih tugas, kadang bingung juga ngerjain-nya gimana,” keluhnya.

Selain itu, semenjak PJJ, banyak temannya yang mengeluh boros kuota. Karena begitu banyak materi pelajaran yang wajib diunduh. Beruntung di rumahnya Ita sudah memasang jaringan wifi. Sementara jika mengandalkan kuota internet harian akan lebih boros. “Itu juga alasan kenapa guru nggak mau video call, karena internetnya nggak stabil. Kemarin juga yang pakai mobile data akhirnya dibeliin kuota tambahan sama sekolah,” katanya.

Pun sama dengan Marina. Sejak kedua anak perempuannya belajar di rumah, perannya jadi merangkap. Bukan hanya sebagai ibu rumah tangga dan wiraswasta, kini dia juga harus menjadi guru untuk kedua anaknya. Situasi yang membuat para orangtua terpaksa menjadi guru dadakan membuat mereka kewalahan.

“Kemarin habis rapat orangtua secara online dan mereka pada ngeluh nggak punya me time, nggak bisa manikur pedikur,” tawa Marina yang menyekolahkan anaknya di salah satu sekolah swasta di daerah Bontang Barat.

Dia masih beruntung karena memiliki jadwal kerja yang fleksibel. Sambil mengurusi dagangannya, mulai pagi sampai siang, Marina bisa menemani anaknya yang masih kelas 5 SD dan TKB belajar secara daring di rumah. Mengajari anak yang masih kecil memang banyak tantangannya. Baginya sendiri terutama anak paling kecil. Mereka harus didampingi terus menerus.

“Makanya saya nggak kebayang kalau orang tuanya work from office tapi masih punya anak kecil. Gimana cara belajarnya saya nggak paham. Karena dari pengalaman sendiri harus diawasin, anak TK gitu kalau belajar pasti sambil ke mana-mana lah,” ucap Marina

Kejadian di atas menjadi cerminan kendala belajar di rumah. Mungkin jua dialami orangtua lainnya. Masalah ini pun sudah sampai di telinga Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Orang nomor satu di Bontang pun mahfum. Belajar di rumah memang tak biasa. Hasilnya pun tak sama dengan tatap muka.

“Banyak keluhan. Ada yang merasa susah belajar via daring. Ada juga kendala di kuota internet sampai tidak punya ponsel,” kata Neni.

Menurut Neni, masalah siswa ini harus dicarikan solusi secepatnya. Makanya, Pemkot Bontang berencana memberikan paket data kepada pelajar dari tingkat SD sampai SMA. Setiap siswa bakal dapat paket data senilai Rp 21 ribu tiap bulan.

Kebijakan itu diambil untuk mendukung sistem pembelajaran non tatap muka di sekolah alias online yang digagas pemerintah. Rencananya kebijakan tersebut diimplementasikan pada awal Agustus 2020 mendatang. Paket data tersebut bakal diberikan kepada pelajar setiap bulan. Kebijakan tersebut berlaku selama pandemi Covid-19 belum hilang dari Kota Bontang.

“Siapa tahu covid, 2 bulan selesai. Jadi per bulan. Kemarin pertemuan dengan gubernur difasilitasi untuk menggunakan TelkomCloud. Alhamdulillah, kita bisa diberikan paket murah, dengan Rp21 ribu insha allah menjangkau semua,” ungkapnya.

Disinggung terkait anggaran, Neni menyebut kebijakan tersebut menggunakan APBD Kota Bontang bidang pendidikan. “Anggaran pakai APBD Bontang, di luar anggaran Covid-19,” tuturnya.

Saat ditanya lebih mendalam terkait teknis penganggaran dan pelaksanaan di lapangan, Neni tak bisa menjawab. Lantaran dirinya dalam posisi sebagai penentu kebijakan, bukan pelaksana teknis program. “Tanya sama Pak Harto (Kadisdik). Ada hitungannya (siswa) yang punya HP berapa. Kalau nilainya ada bagian perencanaan,” katanya.

Terkait siswa yang tak memiliki smartpohone, Neni mengatakan pihaknya juga tengah menyiapkan program lain. Salah satunya dengan bekerja sama dengan televisi kabel di Bontang menyiarkan program edukasi yang dapat diakses oleh warga Bontang.

“Metode pembelajaran ortu dan anak bisa menyaksikan di televisi agar tak jenuh. Bagi tak punya hp secara general dengan TV. Bila tak punya HP dan TV, maka kita bikin LKS ( Lembaran kerja siswa) yang dibuat guru. Semua sudut kita akan lengkapi metode pembelajaran,” urainya.

Neni memastikan tak ada syarat khusus. Seluruh pelajar Kota Bontang berhak menerima kebijakan pemberian paket data tersebut. “Gak ada syarat khusus. Pelajar dari SD sampai SMA,” ucapnya.

Ditambahkan Neni, 1 Agustus 2020 mendatang pemerintah bakal meluncurkan Sistem Pembelajaran Juara Aktif Global Optimis atau disebut Simpeljago.  “Bahwa anak-anak bisa bergembira belajar di rumah,” ucapnya. (*)

Tags: Belajar di RumahBontangHeadlineKalimantan Timur
ShareTweetSend
Previous Post

Kontribusi PT KNI di Hari Anak Nasional; Tetap Bergembira Meski Pandemi

Next Post

Perkenalkan Helvetica, Font ‘Tanpa Kepribadian’

Suriadi Said

Suriadi Said

Related Posts

Hujan Masih Dominan di Kaltim, BMKG Rilis Prakiraan 11–20 Desember 2025 BMKG Ingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Banjir, Hujan Lebat di Kaltim Diprediksi hingga 10 April 2025
Kaltim

Hujan Masih Dominan di Kaltim, BMKG Rilis Prakiraan 11–20 Desember 2025

13 Desember 2025 | 18:38
Pemkab Kutim Siapkan Lahan 3 Hektare untuk Pembangunan Gudang Bulog di Sangatta
Kaltim

Pemkab Kutim Siapkan Lahan 3 Hektare untuk Pembangunan Gudang Bulog di Sangatta

12 Desember 2025 | 19:08
Jelang Natal, Polres Kutim Gotong Royong Bersihkan Gereja
Kaltim

Jelang Natal, Polres Kutim Gotong Royong Bersihkan Gereja

11 Desember 2025 | 22:28
Polres Kutim Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Banjir Muara Wahau
Kaltim

Polres Kutim Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Banjir Muara Wahau

11 Desember 2025 | 17:48
Kutim Targetkan Penurunan Kemiskinan Lebih Cepat lewat Integrasi Program
Kaltim

Kutim Targetkan Penurunan Kemiskinan Lebih Cepat lewat Integrasi Program

11 Desember 2025 | 09:52
Bupati Kutim Terbitkan Edaran, Ayah Harus Hadir saat Pengambilan Rapor APBD Disesuaikan, Pemkab Kutim Pastikan Dana RT Tetap Rp250 Juta
Kaltim

Bupati Kutim Terbitkan Edaran, Ayah Harus Hadir saat Pengambilan Rapor

10 Desember 2025 | 21:21
Next Post
Perkenalkan Helvetica, Font 'Tanpa Kepribadian'

Perkenalkan Helvetica, Font 'Tanpa Kepribadian'

Kontribusi PT KNI di Hari Anak Nasional; Tetap Bergembira Meski Pandemi

Kado Hari Anak Nasional; Pelajar Bontang Bakal Dapat Kuota Internet Gratis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

  • Tabrak Motor di Bontang, Remaja 15 Tahun Kabur hingga Ditangkap di Sangatta Mobil Ayla Hitam Ugal-ugalan, Tabrak Motor dan Nyaris Sebabkan Kecelakaan Beruntun di Bontang

    Mobil Ayla Hitam Ugal-ugalan, Tabrak Motor dan Nyaris Sebabkan Kecelakaan Beruntun di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trotoar di Bontang Diserobot Parkir dan Pedagang, Wali Kota Buka Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Lengkap Tiga Besar Calon Kepala OPD Bontang dari Seleksi JPT Pratama 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tabrak Motor di Bontang, Remaja 15 Tahun Kabur hingga Ditangkap di Sangatta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kelurahan Satimpo Sabet Juara 1 BIA 2025 Berkat Enam Inovasi Unggulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
logo

Situs berita yang menampilkan berita dan informasi terkini khususnya seputar Kaltim dan Nasional. Pranala.co, semakin tahu Kalimantan Timur.

TELUSURI

Bontang

Samarinda

Balikpapan

Kaltim

Nasional

Ekonomi

Olahraga

Ragam

Islampedia

Infografis

Video

Kolom

Copyright © 2025Pranala.co. All rights reserved

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

news-1512-mu

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

80001

80002

80003

80004

80005

80006

80007

80008

80009

80010

80011

80012

80013

80014

80015

80016

80017

80018

80019

80020

80021

80022

80023

80024

80025

80026

80027

80028

80029

80030

82001

82002

82003

82004

82005

82006

82007

82008

82009

82010

82011

82012

82013

82014

82015

9041

9042

9043

9045

80031

80032

80033

80034

80035

80037

80039

80040

80041

80042

80043

80044

80045

80142

80143

80144

80145

80146

80147

80148

80149

80150

82016

82017

82018

82019

82020

82021

82022

82023

82024

82025

80076

80077

80078

80079

80080

80081

80082

80083

80084

80085

82026

82027

82028

82029

82030

82031

82032

82033

82034

82035

80096

80097

80098

80099

80100

80101

80102

80103

80104

80105

80107

80108

80109

80110

80111

80112

80113

80114

80115

80156

80157

80158

80159

80160

80161

80162

80163

80164

80165

80166

80167

80168

80169

80170

82036

82037

82038

82039

82040

82041

82042

82043

82044

82045

82046

82047

82048

82049

82050

82051

82052

82053

82054

82055

80171

80172

80173

80174

80175

80176

80177

80178

80179

80180

82056

82057

82058

82059

82060

82061

82062

82063

82064

82065

80181

80182

80183

80184

80185

80186

80187

80188

80189

80190

80191

80192

80193

80194

80195

82066

82067

82068

82069

82070

82071

82072

82073

82074

82075

82076

82077

82078

82079

82080

80196

80197

80198

80199

80200

80201

80202

80203

80204

80205

80206

80207

80208

80209

80210

82081

82082

82083

82084

82085

82086

82087

82088

82089

82090

82091

82092

82093

82094

82095

80211

80212

80213

80214

80215

80216

80217

80218

80219

80220

82096

82097

82098

82099

82100

82101

82102

82103

82104

82105

news-1512-mu