AKTIVITAS sore hari warga Tenggarong dan sekitarnya tampaknya harus sedikit terganggu. PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tenggarong mendadak mengumumkan jadwal mati lampu Tenggarong hari ini, Minggu (28/6/2026).
Pemadaman listrik ini menyasar puluhan titik penting, mulai dari kawasan perkantoran, fasilitas publik, hingga pemukiman padat penduduk. Berdasarkan rilis resmi, aliran listrik akan terhenti sementara selama tiga jam, terhitung mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WITA.
Pihak manajemen PLN mengungkapkan, penghentian pasokan setrum ini terpaksa dilakukan karena adanya gangguan teknis. Mesin Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) mengalami kendala operasional yang langsung memukul pasokan daya pada sistem kelistrikan setempat.
Demi menjaga stabilitas jaringan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih fatal, manajemen terpaksa mengambil langkah darurat dengan melakukan pengaturan operasi dan pemangkasan beban.
Cakupan wilayah yang terdampak mati lampu kali ini terhitung cukup luas, meluas dari pusat Tenggarong hingga ke area koridor Loa Kulu.
Berikut daftar lengkap kawasan yang mengalami pemadaman listrik sore ini:
-
Kawasan Poros & Pemukiman: Bukit Biru Poros, Pal 5, Pal 6, Pal 7, Pal 8, Rempanga, Perumahan Rempanga, Perumahan DPR, Sidodadi, Harjo Sumarto, Loa Kulu (Poros), Jembayan (Poros), Ukung, Dusun Taman Arum, Dusun Sukodono, Loh Sumber, Dusun Merangan, Jembayan Tengah, Dusun Lembonang, Jembayan Dalam, Sungai Payang, Long Anai.
-
Jalan Protokol Tenggarong: Jalan Pahlawan, Jalan Gunung Petung, Jalan Rapak Nyamuk, Sepakat, Jalan Singa Lawang, Jalan Margatama, Jalan Surabaya, Jalan Raden Ismanun, Jalan Bangun Sari, Jalan Mulyo Pranoto, Jalan Jawa Baru.
-
Fasilitas Publik & Objek Vital: Hotel Elty, PDAM Bukit Biru, Intake PDAM Bukit Biru, Diskominfo, RRI, Yon Armed, Pasar Loa Kulu, Kantor Camat Loa Kulu, PT MHU, dan PT ABP.
Petugas lapangan saat ini tengah berjibaku di area pembangkit untuk mempercepat proses pemulihan. PLN mengklaim telah mengerahkan seluruh sumber daya agar durasi mati lampu bisa dipangkas lebih cepat dari jadwal.
Meski begitu, masyarakat diimbau untuk tetap bersiap dengan segala kemungkinan. Durasi pemadaman tiga jam ini masih bersifat estimasi awal.
“Waktu pelaksanaan, durasi, maupun pembatalan pemadaman dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi sistem kelistrikan,” tulis PLN dalam rilis resminya.
Pihak PLN juga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan yang harus dirasakan warga menjelang waktu istirahat sore ini. Warga diimbau untuk segera mengamankan peralatan elektronik sensitif sebelum aliran listrik kembali normal.
Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami
















