JALAN utama di Desa Tani Bhakti, Kecamatan Loa Janan, tertutup longsor, Selasa (21/4/2026), memicu antrean kendaraan dan risiko kecelakaan di jalur yang biasa dilalui warga. Di tengah kondisi itu, seorang polisi dan warga setempat bergerak cepat membuka akses darurat agar arus tetap berjalan.
Material tanah dan bebatuan menutup sebagian badan jalan setelah hujan mengguyur wilayah tersebut. Kendaraan dari dua arah terpaksa melambat bahkan berhenti, menciptakan titik kemacetan yang berpotensi memanjang jika tidak segera ditangani.
Bhabinkamtibmas Desa Tani Bhakti, Bripka Wahyudi Aminudin, turun langsung ke lokasi. Ia mengatur lalu lintas dengan sistem buka tutup sambil memastikan kendaraan melintas secara bergantian di jalur yang masih bisa digunakan.
“Kami upayakan kendaraan tetap bisa lewat meski terbatas, agar tidak terjadi penumpukan panjang,” ujar Wahyudi mengutip, Jumat (24/4/2026).
Di saat yang sama, warga sekitar berdatangan membawa peralatan seadanya. Bersama petugas, mereka menyingkirkan material longsor sedikit demi sedikit. Proses pembersihan dilakukan manual, mengingat alat berat belum tersedia di lokasi saat itu.
Situasi di lapangan sempat diwarnai kekhawatiran akan longsor susulan. Tanah yang masih labil dan cuaca yang belum sepenuhnya stabil membuat proses penanganan dilakukan dengan hati-hati.
Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe, menyebut respons cepat di lapangan menjadi kunci agar gangguan tidak meluas. Ia juga mengingatkan pengendara untuk lebih waspada saat melintasi kawasan rawan longsor, terutama di musim hujan.
Menjelang sore, arus lalu lintas mulai kembali bergerak lebih lancar. Meski demikian, pembersihan material masih terus dilakukan untuk memastikan seluruh badan jalan dapat digunakan secara aman oleh pengguna jalan. [RE]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















