Pranala.co, SAMARINDA – Ada yang berbeda di Big Mall Samarinda, Sabtu siang (7/6). Bukan lagi hiruk-pikuk pengunjung, bukan pula musik promo toko. Tapi garis polisi. Dan tim berseragam lengkap dari Laboratorium Forensik (Labfor) Surabaya.
Atrium yang biasanya jadi pusat keramaian, kini berubah jadi pusat penyelidikan. Steril. Tak sembarang orang boleh masuk. Bahkan wartawan pun ditolak halus.
“Maaf, ini permintaan dari kepolisian. Lokasi harus steril. Kalau tidak ada izin manajemen, tidak bisa masuk,” ujar Mehransyah, petugas keamanan di lantai tiga Big Mall.
Mehransyah bukan sedang jaga mal seperti biasa. Ia sedang berjaga di lokasi yang baru saja mengalami kebakaran hebat. Hari Selasa lalu (3/6), api tiba-tiba melalap bagian atrium. Bukan kebakaran kecil. Ini yang terbesar di pusat perbelanjaan terbesar di Samarinda.
Dan Sabtu kemarin, tim Labfor Surabaya akhirnya datang. Mereka langsung menyisir area atrium. Fokus mereka hanya satu: mencari asal api. Titik mula kebakaran. Asal-usul ledakan kecil.
Penyelidikan dimulai pukul 13.00 WITA. Tim forensik didampingi Reskrim Polresta Samarinda. Mereka mengamankan lokasi, mengumpulkan bukti, dan membawa sampel. Kabel terbakar, instalasi listrik yang hangus, sisa-sisa plafon yang rontok. Semua diperiksa.
“Ini bagian dari pengungkapan penyebab pasti kebakaran. Jangan diganggu ya, Mas,” kata Mehransyah lagi, mencoba menjaga jarak antara penyidik dan pewarta.
Seorang staf Big Mall Samarinda sempat terlihat di dekat lokasi. Ia buru-buru menolak wawancara. Hanya memberi sedikit petunjuk bahwa ini juga bagian dari “penyelidikan internal”.
Tapi publik ingin tahu. Apa penyebab kebakaran? Human error? Korsleting? Sabotase? Semua masih misteri.
Yang pasti, sejak insiden terjadi, Big Mall Samarinda lumpuh. Operasionalnya berhenti total. Beberapa toko rusak berat. Pedagang kecil, tenant besar, semua terkena dampaknya.
Kini, semua menunggu hasil penyelidikan. Hasil dari kerja sunyi tim Labfor. Yang mungkin butuh waktu cukup lama. [RE]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami




















Comments 2